Menu

Mode Gelap

News

Autopsi Ungkap Luka Parah di Tubuh Staf Bawaslu di OKU Selatan, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

badge-check


Polisi saat mengevakuasi jenazah. Foto : Istimewa Perbesar

Polisi saat mengevakuasi jenazah. Foto : Istimewa

OKU Selatan – Hasil autopsi terhadap Maria Simaremare (39) membuka fakta baru yang menguatkan dugaan tindak pidana dalam kasus kematiannya. Perempuan yang bekerja sebagai staf Sekretariat Bawaslu OKU Selatan itu dipastikan meninggal dunia akibat kekerasan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami mati lemas akibat saluran pernapasan terhalang, disertai luka serius di bagian leher.

“Penyebab kematian korban adalah mati lemas yang disertai luka sayatan di leher hingga menyebabkan putusnya pembuluh darah besar,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Temuan ini diperkuat dengan sejumlah luka pada tubuh korban yang mengindikasikan adanya kekerasan sebelum meninggal. Tim medis mencatat adanya luka memar di dahi dan bahu, lecet di dagu dan lengan, serta luka pada bibir dengan pola menyerupai bekas gigitan.

Selain itu, tanda-tanda kekerasan lain juga ditemukan, seperti bintik pendarahan di area wajah dan mata, serta perubahan warna pada ujung jari tangan dan kaki yang mengarah pada gangguan peredaran darah.

Yang paling mencolok, terdapat luka terbuka di bagian leher yang telah dijahit sebanyak 33 jahitan. Luka tersebut menjadi indikasi kuat penggunaan benda tajam dalam aksi kekerasan terhadap korban.

Tak hanya pemeriksaan luar, hasil autopsi internal juga menunjukkan kerusakan serius, termasuk resapan darah di bagian dalam kulit kepala, kerusakan saluran pernapasan, hingga patah tulang leher.

“Ditemukan juga bintik pendarahan pada organ vital seperti paru-paru, jantung, dan hati,” jelas Nandang.

Untuk mendalami kasus ini, penyidik turut melakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan, termasuk uji laboratorium terhadap sejumlah sampel dari tubuh korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Puncak Kemarau, Herman Deru dan Ratu Dewa Tinjau Titik Rawan Karhutla di Kertapati

7 September 2026 - 19:24 WIB

Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel Perketat Penanganan Karhutla, Targetkan Respons Cepat 5 Menit

7 September 2026 - 19:20 WIB

PT BAP Libatkan Masyarakat Desa Binaan dalam Pencegahan Karhutla

6 September 2026 - 16:44 WIB

KOMDA APHI Sumatera Selatan & Lampung: Inpres No. 11/2026 Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Cegah Karhutla

5 September 2026 - 19:17 WIB

Kabut Asap Pekat Picu Tabrakan Beruntun di Tol Palindra, Belasan Orang Luka-luka

5 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Headline