Palembang — Di tengah kekhawatiran global terkait energi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru justru menyoroti hal yang dianggap lebih mendasar: ketahanan pangan. Ia memastikan kondisi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih aman dan terkendali.
Menurut Deru, hingga saat ini harga BBM di Indonesia belum mengalami kenaikan signifikan seperti yang terjadi di sejumlah negara lain. Ia menilai hal tersebut menunjukkan pengelolaan energi nasional masih berjalan dengan baik.
“BBM kita masih aman dan terkelola. Indonesia bukan hanya pengimpor, tapi juga produsen, meski tetap perlu pasokan dari luar,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Namun di balik stabilitas energi tersebut, Deru mengingatkan bahwa ancaman yang lebih serius justru berada pada sektor pangan. Ia menilai, krisis energi masih bisa diantisipasi dengan efisiensi, sementara krisis pangan memiliki dampak yang jauh lebih fatal.
“Kalau energi bisa kita hemat, tapi kalau pangan kurang, itu bisa berbahaya. Karena itu ketahanan pangan harus kita jaga,” tegasnya.
Deru menyebut Sumatera Selatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Meski belum sepenuhnya lepas dari berbagai tantangan, Sumsel dinilai mampu menjadi salah satu penyangga utama produksi beras.
Ia pun menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengelolaan energi dan penguatan sektor pangan, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.












