Palembang — Meski Operasi Ketupat Musi 2026 telah resmi berakhir, Polda Sumatera Selatan tidak mengendurkan pengawasan. Justru, intensitas pengamanan ditingkatkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi tetap aman di tengah kembalinya aktivitas masyarakat pasca Lebaran.
Langkah ini menjadi strategi lanjutan kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seiring meningkatnya mobilitas warga di berbagai sektor.
Fokus pengamanan tidak hanya pada jalur lalu lintas, tetapi juga menyasar pusat keramaian, kawasan permukiman, hingga destinasi wisata. Patroli skala besar dan kegiatan preventif digencarkan, termasuk penindakan terhadap aksi balap liar, premanisme, serta penyalahgunaan narkotika.
Di sektor lalu lintas, Polda Sumsel menunjukkan sikap tegas terhadap pelanggaran kendaraan angkutan barang, khususnya truk sumbu tiga yang melanggar aturan operasional. Tercatat sebanyak 772 kendaraan telah ditindak selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Rinciannya, 559 kendaraan ditertibkan saat arus mudik dan 213 kendaraan saat arus balik. Penindakan dilakukan melalui pengandangan kendaraan sebagai langkah preventif untuk mencegah kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, menegaskan bahwa jalur lintas timur dan tengah tetap menjadi prioritas pengawasan karena merupakan urat nadi pergerakan kendaraan di wilayah Sumsel.
“Patroli akan terus ditingkatkan, termasuk pada malam hari dengan dukungan Tim Urai Kemacetan untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan,” ujarnya.
Tak hanya itu, pengawasan juga diperluas ke titik-titik vital seperti pelabuhan, bandara, dan stasiun kereta api melalui sinergi lintas satuan, mulai dari lalu lintas, samapta hingga reserse kriminal.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan, kehadiran personel di lapangan akan terus dioptimalkan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas.
“Pemeliharaan keamanan pasca Lebaran tetap menjadi fokus kami. Personel akan hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi angkutan barang, agar mematuhi aturan operasional demi keselamatan bersama serta menghindari sanksi hukum.













