Palembang – Seorang pelajar di Palembang berinisial DT (14) diduga menjadi korban penusukan oleh teman bermainnya sendiri setelah terjadi perselisihan yang dipicu unggahan foto hasil editan kecerdasan buatan (AI).
Ayah korban, Abas Ismanto (45), melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Sabtu (4/4) malam. Ia mengaku tidak terima anaknya mengalami luka akibat dugaan serangan menggunakan senjata tajam.
Menurut keterangan Abas, peristiwa bermula saat korban dan terlapor berinisial M tengah berkumpul di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka di kawasan Kecamatan Ilir Barat II. Saat itu, terlapor meminjam telepon genggam milik korban. Tanpa izin, M diduga mengedit foto ibu DT menggunakan aplikasi AI dan mengunggahnya ke status WhatsApp.
“Saat melihat foto ibunya diedit dengan tak enak seperti itu, anak saya marah dan menantangnya berkelahi,” ujar Abas.
Setelah sempat pulang ke rumah, DT kembali ke lokasi dengan tujuan berkumpul bersama teman-temannya. Namun situasi justru memanas ketika M diduga menyerang DT menggunakan pisau hingga mengenai bagian punggung dan bahu kiri.
“Ketika bertemu lagi, dia langsung mengambil pisau dan menyerang anak saya secara membabi buta hingga mengenai punggung dan bahu sebelah kiri,” jelasnya.
Sementara, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan korban tua korban terkait Penganiayaan terhadap anak dibawa umur.
“Laporan sudah diterima dan langsung diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang unit Pidum untuk melakukan penyelidikan,” tutupnya.













