Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai menggenjot pemerataan akses internet hingga ke pelosok desa. Langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bagian dari strategi besar membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan, tidak boleh ada lagi jurang digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Dalam satu kuartal ke depan, ia menargetkan percepatan pembangunan jaringan internet dapat menjangkau desa-desa yang selama ini minim akses.
“Kita ingin semua masyarakat punya kesempatan yang sama, terutama dalam mengakses informasi dan peluang ekonomi,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Fokus utama kebijakan ini adalah mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa. Dengan konektivitas yang memadai, pelaku usaha lokal diharapkan mampu memperluas pasar hingga ke ranah digital, tidak lagi terbatas pada pasar konvensional.
Menurut Deru, internet kini bukan lagi kebutuhan sekunder. Kehadirannya menjadi fondasi penting dalam menciptakan keadilan ekonomi, terutama bagi masyarakat yang selama ini tertinggal dari sisi akses teknologi.
“Ini bukan hanya soal koneksi, tapi soal pemerataan kesempatan ekonomi,” tegasnya.
Untuk memastikan target tercapai, pemerintah provinsi akan turun langsung mengawasi pembangunan infrastruktur, termasuk percepatan pendirian menara BTS di sejumlah wilayah blank spot. Dinas terkait juga diminta bergerak cepat agar implementasi di lapangan tidak terhambat.













