Palembang – Kontestasi politik memang masih beberapa tahun ke depan, namun sinyal awal mulai terlihat dari pucuk kepemimpinan di Sumatera Selatan (Sumsel). Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, secara terbuka menyatakan kesiapan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2030.
Pernyataan tersebut disampaikannya di tengah masa jabatannya yang masih berjalan bersama Gubernur Herman Deru. Meski begitu, Cik Ujang menegaskan bahwa langkah politik itu masih sebatas rencana yang akan bergantung pada kondisi ke depan.
“Insyaallah kalau diberikan kesehatan dan kelancaran saya akan maju,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menariknya, wacana tersebut muncul seiring adanya sinyal dukungan dari Herman Deru. Cik Ujang mengaku telah mendapat restu untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Sumsel.
“Pak Gubernur tadi sudah menyampaikan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, jadi kita jalani,” katanya.
Meski mulai membuka peluang, Cik Ujang menegaskan fokus utamanya saat ini tetap pada menjalankan tugas sebagai wakil gubernur. Ia juga menekankan bahwa keputusan maju dalam Pilkada bukan hanya keputusan pribadi, melainkan harus melalui mekanisme partai.
Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel, ia menyadari bahwa arah politik ke depan akan sangat ditentukan oleh strategi dan keputusan internal partai.
“Kita jalani dulu yang lima tahun ini,” ujarnya.
Sementara itu, Herman Deru memberikan penilaian positif terhadap kinerja wakilnya, terutama dalam kapasitas sebagai pimpinan partai. Ia menilai Cik Ujang mampu membangun konsolidasi politik yang solid di tubuh Demokrat Sumsel.
“Mudah-mudahan Cik Ujang ke depan kembali dipercaya menjadi ketua dan bisa menjadikan Demokrat sebagai kapal beliau melanjutkan estafet kepemimpinan,” ungkap Herman Deru.









