Menu

Mode Gelap

News

Nikah dengan Pria Ber-KTP Palsu, Dokter di Palembang Rugi Miliaran

badge-check


Dokter Putri Tiarasari (37), usai melaporkan suaminya ke Polrestabes Palembang. Foto : Istimewa Perbesar

Dokter Putri Tiarasari (37), usai melaporkan suaminya ke Polrestabes Palembang. Foto : Istimewa

Kasus dugaan penipuan dalam rumah tangga kembali mencuat di Palembang. Seorang dokter, bernama Putri Tiarasari (37), melaporkan suaminya ke Polrestabes Palembang setelah mengungkap fakta mengejutkan yakni pria yang dinikahinya diduga menggunakan identitas palsu selama bertahun-tahun.

Laporan itu dilayangkan pada Senin (4/5/2026), menyusul terbongkarnya dugaan pemalsuan data Kart Tanda Penduduk (KTP) yang selama ini luput dari kecurigaan korban.

Selama empat tahun berumah tangga, Putri mengaku tidak pernah meragukan identitas suaminya. Namun, konflik rumah tangga usai Idul Fitri menjadi titik balik terbongkarnya fakta.

Dari situ, Putri menemukan adanya lebih dari satu KTP yang dimiliki suaminya, dengan data dan alamat berbeda. Salah satu identitas bahkan mencantumkan status lajang—yang digunakan sebagai syarat pernikahan mereka.

“Selama ini saya percaya. Ternyata semua dibangun dari identitas yang tidak benar,” ungkapnya.

Temuan itu diperkuat setelah Putri melakukan pengecekan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang. Hasil verifikasi menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data resmi dan identitas yang digunakan suaminya.

Lebih jauh, dirinya juga mengaku baru mengetahui suaminya telah memiliki istri dan anak sebelum menikah dengannya. Fakta ini membuka dugaan praktik pernikahan ganda yang disembunyikan melalui manipulasi identitas.

Tak hanya menyisakan luka emosional, kasus ini juga berdampak besar secara finansial. Kuasa hukum korban, Suwito, menyebut kliennya mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar akibat aset yang diduga digadaikan tanpa persetujuan.

“Ada ruko, mobil, hingga rumah yang diagunkan. Kami menduga dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga lain,” ujarnya.

KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo mengatakan kasus ini akan segera ditindaklanjuti.

“Laporan sudah kami terima dan akan diproses lebih lanjut oleh Satreskrim Polrestabes Palembang,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

5 Mei 2026 - 13:22 WIB

Cik Ujang Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan pada Upacara Hardiknas 2026

4 Mei 2026 - 21:53 WIB

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dorong Indonesia Aktif di Panggung Global

4 Mei 2026 - 21:36 WIB

Wali Kota Palembang Bantah Pemecatan Pegawai Dishub yang Razia Ilegal

4 Mei 2026 - 19:05 WIB

Restu Herman Deru Mengalir, Cik Ujang Mulai Ancang-ancang Maju di Pilgub 2030

4 Mei 2026 - 16:22 WIB

Trending di News