Palembang – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang Kota Palembang. Seorang bocah perempuan berinisial PS (12) menjadi korban pemerkosaan setelah diduga diperdaya pria yang mengaku sebagai pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Jalan Karang Sari, Kecamatan Gandus, Minggu (3/5/2026) malam.
Peristiwa ini menyoroti kembali ancaman kejahatan dengan modus penyamaran sebagai driver Ojol yang menyasar anak-anak. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara M Hasan usai mengalami luka serius dan harus menjalani tindakan operasi.
Ayah korban, Amri Ansori, menjelaskan sebelum kejadian anaknya berpamitan untuk menonton pertunjukan bersama temannya. Namun di perjalanan, keduanya dihampiri pria tak dikenal yang mengenakan atribut Ojol.
Pelaku diduga membujuk korban dengan tawaran antar gratis, bahkan iming-iming uang dan minuman. Situasi berubah ketika pelaku memaksa korban ikut bersamanya, sementara teman korban memilih melarikan diri karena ketakutan.
“Temannya langsung pulang dan memberi tahu keluarga. Kami segera mencari, dan korban ditemukan dalam kondisi syok,” ujar Amri.
Korban kemudian mengungkapkan telah mengalami pemerkosaan, yang juga sempat disampaikannya kepada warga sekitar sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Korban mengaku telah menjadi korban pemerkosaan. Dia juga sempat menyampaikan hal itu kepada tetangga. Atas kejadian itu, saya langsung melapor ke pihak kepolisian,” ungkap Amri.
Kapolsek Gandus, I Made Budhi Harta, memastikan pihak kepolisian telah bergerak cepat. Tim gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara serta menyisir lokasi untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku.
“Penyelidikan masih berlangsung, kami dalami seluruh petunjuk yang ada,” katanya.









