Palembang – Kasus penyerangan terhadap seorang dokter gigi muda di Kota Palembang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Polsek Sukarami kini memburu pelaku yang diduga melempar palu ke arah mobil korban hingga menyebabkan luka serius di bagian kepala.
Korban diketahui bernama Alda Tri Wahyu, seorang dokter koas gigi yang saat ini masih menjalani perawatan medis setelah mengalami luka robek di kepala dan harus mendapatkan tujuh jahitan.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kolonel H Burlian, tepatnya di depan Superindo Km 9 Palembang, pada Rabu (3/6/2026) sore. Aksi pelaku yang menggunakan sepeda motor tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana menegaskan bahwa kasus tersebut menjadi perhatian khusus pihaknya mengingat tindakan pelaku yang dinilai membahayakan keselamatan korban.
“Korban sudah membuat laporan di Polsek Sukarami. Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” ujar Musa, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, penyidik saat ini tengah menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan berbagai petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap pelaku. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” katanya.
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video rekaman CCTV beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pengendara sepeda motor mendekati kendaraan korban sebelum melemparkan benda yang diduga palu ke arah kaca mobil.
Lemparan keras itu mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Hingga kini, motif penyerangan masih menjadi misteri. Polisi belum dapat memastikan apakah pelaku mengenal korban atau aksi tersebut dilakukan secara acak.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mempercepat pengungkapan kasus.









