Menu

Mode Gelap

News

Program Sultan Muda Herman Deru–Cik Ujang Makin Berdampak, Ekspor Kelapa Sumsel Tembus Pasar Internasional

badge-check


Program Sultan Muda Herman Deru–Cik Ujang Makin Berdampak, Ekspor Kelapa Sumsel Tembus Pasar Internasional Perbesar

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meninjau kegiatan eksplorasi Program Sultan Muda Sumsel di Dermaga Kelapa Musi II, Palembang, Selasa (30/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas hilirisasi dan ekspor kelapa yang dikelola para pengusaha muda binaan Program Sultan Muda Sumsel, sekaligus memastikan besarnya potensi komoditas kelapa sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengapresiasi keberhasilan para pengusaha muda Sumsel yang mampu membawa komoditas kelapa menembus pasar internasional.

Saat ini, kelapa asal Sumsel telah diekspor secara rutin ke sejumlah negara di Asia, di antaranya China, Thailand, dan Vietnam.

Menurut Herman Deru, aktivitas di Dermaga Kelapa Musi II menunjukkan bahwa komoditas kelapa memiliki nilai ekonomi yang tinggi melalui proses hilirisasi.

Di lokasi tersebut, kelapa hasil panen petani lokal dipilah dan diolah sesuai kebutuhan pasar ekspor, mulai dari kopra hingga kelapa bulat utuh.

“Kita tidak menyangka, negara seperti Thailand yang juga merupakan penghasil kelapa, justru sekarang menjadi tujuan ekspor kita. Karena itu, saya mengajak pimpinan OJK dan Bank Indonesia untuk turun langsung mendukung anak-anak muda ini. Inilah esensi penggerak ekonomi kita yang sebenarnya,” ujar Herman Deru.

Ia menilai keberhasilan para Sultan Muda membangun usaha berbasis komoditas lokal membuktikan bahwa generasi muda Sumsel memiliki daya saing di pasar global apabila memperoleh dukungan yang tepat.

Karena itu, Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha muda agar terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan.

“Dukungan pemerintah tidak hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga membuka akses terhadap pembiayaan dan permodalan. Urusan perbankan, kita akan bimbing dan navigasi mereka agar skala usahanya bisa semakin besar,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pengusaha muda, petani, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus diperkuat sehingga komoditas kelapa dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan secara berkelanjutan.

Herman Deru optimistis, dengan hilirisasi yang terus berkembang serta pasar ekspor yang semakin luas, kelapa akan menjadi komoditas strategis yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumsel Butuh 500 Sumur Bor, Prabowo: Ajukan, Akan Saya Kerahkan

24 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Ratu Dewa Ganti Plt Kadishub Palembang, Parkir Liar dan Lampu Jalan Jadi Prioritas

24 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di NTT, Distribusi ke Wilayah Terdampak Bencana Kembali Pulih

24 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Sekolah, Disdik Sumsel Izinkan Penyesuaian Jam Belajar

24 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Tak Mau Gen Z Bosan Belajar Sejarah, Penulis Leiden Sulap Manuskrip Belanda Jadi Misteri Harta Karun

24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Trending di News