BANYUASIN – Warga Dusun II, Desa Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan. Bayi malang tersebut ditemukan tergeletak di depan pintu rumah salah seorang warga dalam kondisi masih hidup, namun tampak lemas, Rabu (1/7/2026).
Penemuan bayi yang diperkirakan baru berusia sekitar satu hari itu sontak mengundang perhatian warga. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Betung agar bayi segera mendapatkan pertolongan.
Mendapat laporan, personel Polsek Betung bersama jajaran Polres Banyuasin langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi ke RSUD Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan medis.
Kapolres Banyuasin AKBP Risman Aldino mengatakan, keselamatan bayi menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus tersebut.
“Hasil pemeriksaan tim medis, bayi dengan berat badan sekitar 2,9 kilogram itu dalam kondisi sehat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Selain memastikan kondisi kesehatan korban, Polres Banyuasin juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Talang Ipuh, Dinas Sosial, serta instansi terkait untuk menjamin perlindungan dan pemenuhan hak-hak bayi tersebut.
Menurut Risman, langkah itu dilakukan agar bayi memperoleh penanganan menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan sosial.
Di sisi lain, aparat kepolisian kini fokus mengungkap siapa pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut. Penyelidikan dilakukan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Banyuasin.
“Unit PPA sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penelantaran bayi ini,” katanya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri berbagai informasi yang dapat mengarah kepada pelaku.
Kapolres juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan penemuan bayi tersebut sehingga nyawanya dapat diselamatkan.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi kepada kepolisian. Kami memastikan penyelidikan dilakukan secara profesional dan akan memberikan perlindungan maksimal kepada korban, khususnya anak-anak yang merupakan kelompok rentan,” tegasnya.
Hingga kini, polisi masih membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan dan mengungkap pelaku penelantaran bayi itu.









