Menu

Mode Gelap

News

Viral Curhat Pasien Dilecehkan Oknum Nakes di OKU Timur

badge-check


Korban diduga dilecehkan Nakes. Foto : Istimewa Perbesar

Korban diduga dilecehkan Nakes. Foto : Istimewa

OKU Timur – Dugaan pelecehan seksual terhadap seorang pasien di salah satu rumah sakit di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), tengah menjadi perhatian publik. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan korban viral di media sosial dan memicu gelombang kecaman dari masyarakat.

Korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh saat menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam video yang viral, korban menceritakan bahwa seseorang yang diduga merupakan oknum tenaga kesehatan (Nakes) melakukan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual ketika dirinya berada dalam kondisi lemah.

Korban mengungkapkan tubuhnya diduga diraba, pakaiannya dibuka secara paksa, hingga tangannya diarahkan menyentuh alat vital terduga pelaku. Karena kondisi fisik yang tidak berdaya saat itu, korban mengaku tidak mampu memberikan perlawanan maupun mengenali identitas orang yang diduga melakukan perbuatan tersebut.

“Aku tidak bisa melawan, tidak melihat wajahnya, hanya mendengar suaranya. Kalau dari CCTV mungkin bisa diketahui,” ujar korban dalam rekaman video yang beredar yang dikutip Urban Id, Selasa (14/7/2026).

Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet. Banyak pihak meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kasus tersebut serta memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan selama proses hukum berlangsung.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, Satreskrim Polres OKU Timur telah memulai penyelidikan. Polisi memastikan korban telah membuat laporan resmi dan saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan serta melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi maupun mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Kasatreskrim Polres OKU Timur, Iptu Rendi Ramadhona, membenarkan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian.

“Pelapor sudah membuat laporan hari ini. Masih kita dalami keterangannya,” ujar Rendi, Selasa (14/7/2026).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait dugaan peristiwa tersebut. Polisi juga belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rp150 Ribu untuk Pasukan Darat, Gubernur Sumsel Ajak Warga Ikut Perangi Karhutla

31 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Bukan Lagi Sekadar Imbauan, Sumsel Mulai Telusuri Perusahaan di Balik Titik Karhutla

31 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Api Masuk Taman Nasional, Menhut Batasi Pendakian di 9 Kawasan

31 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Gugatan Terhadap 25 Media di PN Palembang Dinilai Prematur, Ahli Dewan Pers Tekankan Hak Jurnalis Soal Fakta Peristiwa

31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Berkontribusi Nyata Terhadap Pembinaan Pramuka, Ratu Dewa Raih Penghargaan Lencana Melati

31 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di News