PALEMBANG — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memahami serta merawat identitas sejarah daerah.
Ia menilai, hubungan historis antara Palembang dan Epil yang membentang sejak era Kesultanan Palembang Darussalam hingga masa Karesidenan tidak boleh terputus begitu saja.
Secara khusus, Ratu Dewa mendorong Himpunan Sanak Broyot Epil (HSBE) mengonversi nilai-nilai persaudaraan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
”HSBE harus memberi manfaat nyata di pelbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya. Anggota organisasi ini perlu mengambil bagian langsung dalam menyelesaikan berbagai tantangan kemasyarakatan di Palembang,” ujar Ratu Dewa saat menghadiri pengukuhan kepengurusan HSBE periode 2026–2031 di Hotel Swarna Dwipa, Sabtu (31/10/2026).
Ia menambahkan bahwa kekuatan ikatan kekeluargaan dalam wadah kedaerahan hendaknya menjadi motor penggerak pembangunan kota, bukan sekadar ruang berkumpul.
Melalui kepengurusan baru ini, Ratu Dewa optimistis HSBE sanggup menjembatani pemuda untuk menjaga warisan nilai-nilai sejarah sekaligus berkontribusi aktif dalam memajukan Kota Palembang.









