PALEMBANG – Kontingen Kota Palembang menunjukkan taringnya dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVIII Sumatera Selatan 2026. Tampil sebagai tuan rumah, Palembang mengunci gelar juara umum secara meyakinkan setelah mengumpulkan total 135 medali, yang terdiri dari 74 emas, 33 perak, dan 28 perunggu.
Ajang yang bergulir sejak 2 hingga 7 November 2026 ini benar-benar dikuasai oleh para atlet pelajar asal “Kota Pempek”. Palembang jauh meninggalkan para pesaingnya di papan klasemen akhir. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang berada di posisi kedua harus puas mengoleksi 28 emas, 20 perak, and 25 perunggu (total 73 medali).
Sementara itu, Kabupaten Muara Enim mengekor di peringkat ketiga dengan raihan 8 emas, 13 perak, dan 18 perunggu (total 39 medali).
Selisih 46 medali emas antara Palembang dan Muba menjadi indikator kuat bahwa ekosistem pembinaan atlet usia dini di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini berjalan konsisten dan terstruktur.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, menilai kesuksesan ini bukan sekadar soal pengumpulan medali semata. Menurutnya, POPDA berfungsi sebagai kawah candradimuka untuk menempa mental juang, menguji sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama daerah hingga kancah nasional.
”Anak-anak ini bukan hanya membawa pulang medali, tapi juga pengalaman, kedisiplinan, and karakter juara,” ungkap Affan saat ditemui pada Sabtu (7/11/2026) malam.
Lebih lanjut, Affan menjabarkan tiga poin penting di balik pencapaian gemilang ini:
Sistem Pembinaan yang Berkelanjutan: Prestasi para atlet tidak lahir secara instan, melainkan buah dari latihan rutin di sekolah, pendampingan pelatih, serta jenjang kompetisi yang sehat.
Pembentukan Karakter: Arena olahraga mengajarkan nilai-nilai esensial seperti disiplin waktu, kerja keras, sikap pantang menyerah, dan respek terhadap lawan yang tidak bisa sepenuhnya didapatkan di ruang kelas.
Investasi Jangka Panjang: Para atlet pelajar hari ini diproyeksikan menjadi tulang punggung kontingen Sumsel pada ajang Porprov, PON, hingga kejuaraan internasional di masa mendatang.
”Selamat untuk seluruh atlet, pelatih, guru, and orang tua. Kalian adalah bukti bahwa Palembang tidak pernah kehabisan talenta juara,” pungkas Affan menutup perhelatan.









