Menu

Mode Gelap

Lifestyle

Ini Alasan Wanita Karier Lebih Suka Bekerja

badge-check


Mother with baby in the kitchen working with documents and speaks by phone Perbesar

Mother with baby in the kitchen working with documents and speaks by phone

Wanita karier terkenal dengan keangkuhannya, kenapa karna wanita karier merupakan orang-orang yang hebat, ketika ia mampu membagi waktunya untuk mengurus keluarga dan bekerja.

Nah ketika libur Lebaran selesai, Tiba saatnya para pekerja, termasuk ibu bekerja, kembali ke rutinitas. Sedih, dong karena kembali harus berpisah setengah hari dengan keluarga, terutama anak-anak?

Nyatanya, bagi sebagian ibu bekerja, malah sebaliknya. Back to work justru bikin happy. Kira-kira kenapa, ya?

Anggia Chrisanti, konselor dan terapis di Biro Konsultasi Psikologi Westaria membuat analisisnya berikut ini.

Rutinitas. Benci, tapi rindu

Ternyata rutinitas bekerja kantoran itu bagai mata uang dua sisi. Bikin benci, tapi rindu. Salah satunya karena memang sudah terbiasa. Apalagi yang sudah melakukannya sejak sebelum menikah dan punya anak. Biasa bangun jam sekian, makan pagi jam sekian, pulang, mandi, tidur, dan begitu seterusnya.

Bosan, malah sering bikin benci. Tapi, begitu harus terpisah dari rutinitas itu dalam waktu lama, malah pusing sendiri. Kebanyakan merasa bingung mengubah ritme kehidupan yang bertahun-tahun sudah dijalani. Jadi, giliran terlalu lama di rumah, malah jadi bete. Karena kehidupan rumah yang “tanpa aturan” malah membuat tidak nyaman.

Lingkungan. Pertemanan

Bagi mereka yang sudah bertahun-tahun (bahkan berpuluh tahun) berada di sebuah tempat (kantor/instansi/lembaga), teman kerja atau teman sekantor adalah keluarga. Dengan segala macam konflik yang kadang membuat tidak tahan, namun tetap penuh dinamika suka dan duka.

Makan siang bersama, curhat ini itu, berbagi pekerjaan, konflik satu dengan yang lain. Ini adalah pelipur lara dari segala capek dan penat beban pekerjaan.

I love my job!

Beruntung bagi mereka yang berada di posisi ini. Ketika bekerja adalah hobi yang dibayar. Bukan cuma mengerjakan hal-hal yang dicintai, tapi juga tercapainya aktualisasi. This is priceless! Dikasih libur terlalu lama, ya malah kangen. Pasti.

Eh, tapi Anda jangan sampai merasa jadi ibu yang jahat, lo. Jika sungguh happy di pekerjaan, yakinlah akan happy juga di rumah. Ini hal yang paling penting.
(sherrly)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Metode Agar Kamu Bisa Konsistensi Menabung

2 Februari 2026 - 15:31 WIB

4 Efek Buruk Konsumsi Minuman Berenergi untuk Kesehatan

29 Januari 2026 - 17:39 WIB

5 Cara Belajar Bahasa Inggris agar Lebih Mudah Dikuasai

29 Januari 2026 - 17:31 WIB

Mengenal Skin Barrier dan Cara Menjaganya agar Kulit Tetap Sehat

25 Januari 2026 - 20:16 WIB

Tips Bangun Rumah Anti Banjir agar Aman dan Nyaman

14 Januari 2026 - 18:30 WIB

Trending di Lifestyle