Menu

Mode Gelap

News

Herman Deru Siapkan Opsi SPBU Beroperasi 24 Jam

badge-check


Gubernur Sumsel Herman Deru saat berinteraksi dengan sopir angkot yang hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id Perbesar

Gubernur Sumsel Herman Deru saat berinteraksi dengan sopir angkot yang hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai mengevaluasi aturan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai langkah mengatasi antrean panjang biosolar subsidi yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Salah satu opsi yang kini dipertimbangkan adalah mewajibkan SPBU tertentu beroperasi selama 24 jam penuh.

Wacana tersebut muncul setelah evaluasi awal menunjukkan penambahan kuota biosolar saja belum mampu mengurai kepadatan antrean, terutama di Kota Palembang dan sekitarnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pemerintah tidak menutup kemungkinan merevisi regulasi yang selama ini diterapkan apabila terbukti belum memberikan solusi efektif bagi masyarakat.

“Hasil tinjauan ini memungkinkan kita mengubah semua regulasi yang ada kalau memang regulasi itu tidak menjadi obat dari permasalahan ini,” ujar Deru, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya berfokus pada kecukupan kuota biosolar subsidi, tetapi juga mencakup sistem distribusi, pola operasional SPBU, hingga mekanisme pelayanan kepada konsumen.

Saat ini, kondisi operasional SPBU di Sumsel dinilai belum seragam. Dari 164 SPBU yang tersebar di provinsi tersebut, 48 berada di Kota Palembang. Namun, tidak semuanya melayani penjualan biosolar subsidi. Sebagian beroperasi selama 24 jam, sementara lainnya menerapkan pembatasan jam pengisian sesuai kebijakan yang berlaku.

Perbedaan pola layanan tersebut menjadi salah satu aspek yang akan dikaji pemerintah. Jika terbukti memengaruhi kelancaran distribusi BBM subsidi, perubahan kebijakan akan segera disiapkan.

Deru bahkan mengungkapkan opsi paling maksimal yang sedang dipertimbangkan, yakni mengoperasikan SPBU penyalur biosolar subsidi tanpa henti selama 24 jam dengan dukungan pasokan yang memadai dari Pertamina.

“Kalaupun kebijakan ekstrem, kita minta SPBU itu buka 24 jam terus dan dipasok biosolar,”katanya.

Meski demikian, ia menegaskan keputusan tersebut tidak akan diambil secara terburu-buru. Pemerintah akan lebih dulu memastikan seluruh penyebab antrean, mulai dari efektivitas rantai pasok, durasi pengisian kendaraan, hingga sistem pelayanan di SPBU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antrean Solar Belum Terurai Meski Pasokan Ditambah, Herman Deru Sidak SPBU Cari Akar Masalah

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Pembangunan RS Permata Palembang Terbukti Rusak Rumah Fathony, Pengadilan Putuskan Manajemen Wajib Ganti Rugi

13 Juli 2026 - 19:14 WIB

Dinkes Sumsel Catat 380 Kasus Baru HIV/AIDS, LSL Masih Dominasi Penularan

13 Juli 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Sumsel Instruksikan Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat SE Pencegahan LGBT

13 Juli 2026 - 15:18 WIB

Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat, BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan Sembako ke Enam Gereja

13 Juli 2026 - 10:05 WIB

Trending di News