Menu

Mode Gelap

News

Atasi Banjir di Permukiman, Palembang Gencarkan Normalisasi Saluran Air

badge-check


Atasi Banjir di Permukiman, Palembang Gencarkan Normalisasi Saluran Air Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang, Ahamd Bastari mengatakan, persoalan banjir yang kerap terjadi di permukiman warga kota ini antara lain karena bangunan liar yang berdiri di saluran air.

Bangunan itu tak jarang dibuat permanen, disemen, sehingga menutupi saluran air. Dampaknya mudah ditebak.

“Aliran air jadi terhambat. Sehingga menggenangi jalan dan permukiman warga,” ujar Bastari, Rabu (13/4/2022).

Mengatasi hal ini, Dinas PU-PR Palembang membongkar bangunan liar tersebut, melalui program normalisasi saluran air atau drainase, yang sudah dimulai sejak Januari 2022.

“Hingga saat ini sudah sebanyak 125 bangunan yang dibongkar dan diperbaiki, agar tidak mengganggu aliran air,” kata Bastari.

Program normalisasi saluran air ini dilaksanakan bersama dengan pihak terkait lainnya, seperti Kodim 0418, tim gabungan PU dan juga pihak kecamatan dan kelurahan.

“Upaya perbaikan saluran air ini dimulai dengan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga dalam pelaksanaanya masyarakat dapat kooperatif,” ujar Bastari.

Ia mengungkapkan, program ini dapat dukungan dan sambutan positif dari masyarakat. “Alhamdulillah, setelah diedukasi, masyarakat akhirnya mengerti dengan fungsi saluran air dan apa yang menyebabkan banjir,” ujar Bastari pula.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabut Pagi dan Katering Hambat Penerbangan Perdana Jemaah Haji Sumsel

22 April 2026 - 11:08 WIB

Pemprov Sumsel di Bawah Kepemimpinan Herman Deru dan Cik Ujang Terima Penghargaan CSR dari Kemendes PDT

22 April 2026 - 06:55 WIB

RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Resmi Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 21:22 WIB

Prabowo Targetkan 17 Gigawatt PLTS Terbangun Tahun Ini

21 April 2026 - 21:20 WIB

Motor Listrik Kuasai Pasar, Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan di Sumsel Masih Bertahap

21 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di News