BBWS VIII: 2021, Pembangunan Sekanak Lambidaro dan Bendungan Tiga Dihaji Dilanjutkan

0

Urban ID - class="p1">Pada tahun 2021, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII kembali akan melanjutkan pembangunan sungai Sekanak Lambidaro Palembang dan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Sebelumnya, rencana normalisasi Sekanak Lambidaro harus tertunda pengerjaam fisik karena pemerintah melakukan refocussing anggaran akibat pandemi covid-19.

“Tahun depan di 2021 proyek strategis di Kota Palembang yakni normalisasi Sekanak Lambidaro untuk mengatasi banjir dan Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji akan dilanjutkan,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII, Birendrajana, Selasa (15/12/2020).

Birendrajana menjelaskan, pengerjaan fisik normalisasi Sekanak-Lambidaro sebesar Rp 9,4 miliar.

Sedangkan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji secara keseluruhan sudah berkalan 10 persen dan akan ditargetkan rampung pada 2023.

Meski di tahun 2020 anggaran pembangunan juga dipangkas akibat covid-19 tak membuat berpengaruh terhadap pembangunan di lapangan.

Bendungan Tiga Dihaji ini memiliki tipe zona dengan inti lempung – urukan batu dengan area genangan air seluas 468 hektare. Bendungan tersebut akan diisi air dari Danau Ranau melalui Sungai Selabung kemudian dialirkan ke areal persawahan.

Bendungan Tiga Dihaji digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan air secara nasional yang akan mengairi daerah Irigasi seluas 25.423 hektare di Kabupaten OKU Selatan, OKU Timur dan OKI.

“Bendungan Tiga Dihaji memiliki ketinggian 122 meter dan lebar 950 meter itu bisa menampung sebanyak 105 juta meter kubik air yang dapat digunakan untuk mengaliri areal persawahan di kawasan Komering, Kabupaten OKU,” tandasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here