Bukan Hanya Corona, Kini Sumsel Waspada DBD

0

Urban ID - Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel mendata selama Januari hingga Maret 2020 sudah ada 1.542 kasus demam berdarah (DBD) dan tiga warga di Kabupaten Muara Enim, Banyuasin, dan Musi Rawas Utara diketahui meninggal.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sumsel, Mulyono mengatakan kasus demam berdarah di tahun ini didominasi Palembang dengan 316 kasus, disusul Prabumulih sebanyak 207 kasus, Muara Enim 157 kasus dan Musi Banyuasin 151 kasus.
“Pada Januari tahun ini kasus demam berdarah di Sumsel 623 kasus, Februari 554 kasus, dan 365 kasus pada Maret. Memang jumlahnya cukup banyak namun turun dari tahun lalu,” kata Mulyono, Rabu (8/4).
Mulyono bilang, tahun lalu jumlah kasus demam berdarah pada Januari mencapai 687, pada Februari 620 kasus dan Maret 376 kasus.
“Kami berharap kasusnya terus turun, karena di Sumsel puncak demam berdarah biasanya meningkat di bulan Januari,” katanya.
Dijelaskan, di tengah dampak pandemic virus corona, penanganan terhadap kasus demam berdarah tetap maksimal dan tidak ada upaya dikesampingkan. Semua Dinkes di kabupaten kota di Sumsel tetap fokus antisipasi bertambahnya kasus demam berdarah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan kota Palembang terus mengimbau agar masyarakat bukan hanya mengantisipasi penyebaran virus corona, namun juga antisipasi kasus demam berdarah.
Untuk mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah, warga Kota Palembang bisa melakukan kegiatan pembersihan lingkungan tempat tinggal yang biasa menjadi sarang nyamuk aedes aegypti.
“Tetap berperilaku hidup bersih dan sehat karena ini cara paling efektif untuk mencegah penyakit demam berdarah,” katanya. (eno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here