Menu ✖

Mode Gelap

News

Bupati OKU Timur Kampanyekan Pencegahan Corona Kepada Masyarakat

badge-check


Bupati OKU Timur Kholid Mawardi saat menyemprot disinfektan di kendaraan dinasnya (Dok. Humas OKUT) Perbesar

Bupati OKU Timur Kholid Mawardi saat menyemprot disinfektan di kendaraan dinasnya (Dok. Humas OKUT)

Dalam rangka melakukan kampanye pencegahan penyebaran virus corona Bupati OKU Timur Kholid Mawardi, Wakil Bupati OKU Timur Wakil Ferry Antoni, beserta Forkompinda melakukan kampanye pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten OKUT.

Dimana dalam kegiatan tersebut Forkompimda memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai covid 19, pembagian masker, pemeriksaan kesehatan, penyemprotan disinpektan dan pembagian sembako.

Dalam arahannya Bupati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam memerangi penyebaran virus covid 19 yang sedang mewabah. selain memberikan masker dan sembako. acara ini juga memberikan edukasi pada masyarakat agar Iebih paham apa itu social distancing dan fhyscal distancing.

“Nantinya kegiatan ini akan dilanjutkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi, “ujar Kholid.

Selain itu, Kholid mengungkapkan jika kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam memerangi penyebaran virus covid 19 yang sedang mewabah. selain memberikan masker dan sembako, acara ini juga memberikan edukasi pada masyarakat agar Iebih paham apa itu social distancing dan fhyscal distancing.

“Nantinya kegiatan ini akan dilanjutkan oleh masing masing camat di Kabupaten OKU Timur agar masyarakat terbantu dan memahami dan selalu menjaga kesehatan, serta selalu mematuhi aturan pemerintah dalam mencegah virus covid 19 ini,”jelas dia.

Menurutnya dari hasil penelitian orang yang pernah terpapar virus ini meski sudah sembuh tingkat imunnya semakin mengecil akan dianjurkan selama satu tahun tetap harus melakukan pengobatan untuk meningkat kekebalan tubuh.

“Saya berpesan kepada masyarakat jangan berbohong dan jujurjika habis berpergian karena akan membahayakan orang, apa yang dirasakan itu yang dikatakan kepada tim Gugus yang setiap hari meninjau lokasi,”tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ISPA Palembang Masih Tinggi, Kertapati Jadi Wilayah dengan Kasus Terbanyak

22 Oktober 2026 - 10:50 WIB

PM2.5 Palembang Tembus 1.036,4, Kabut Asap Masuk Level Berbahaya

22 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Gagal Temui Herman Deru, Mahasiswa Segel Kantor Gubernur dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya

21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Ratu Dewa Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat dan Benteng Moral Generasi Muda

21 Oktober 2026 - 19:39 WIB

BMKG Tegaskan Dry Ice Bukan Penyerap Asap Karhutla, Ini Fungsi Sebenarnya.

21 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Trending di News