Disdik Palembang Bakal Terapkan Sistem Zonasi Guru

0

Urban ID - class="p1">Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang bakal menerapkan zonasi guru. Saat ini, Disdik Palembang telah berkoodinasi dengan Dirjen GTK dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kita mendukung kebijakan Kemendikbud. Bahwa dengan zonasi ini guru tidak lagi terlambat ke sekolah,” kata kepala Disdik Palembang Ahmad Zulinto, Kamis (27/6)

Zulinto menjelaskan, zonasi guru ini bermaksud untuk guru-guru yang mungkin jarak tempat tinggal dengan sekolah cukup jauh, bisa didekatkan. Misalnya ada guru yang mengajar sekitar 7-8 kilometer (km) dari alamat tinggal.  “Maka akan lebih baik didekatkan lagi. Mengingat kondisi di Palembang sering macet dan sebagainya,” kata dia.

Disdik Palembang akan terapkan baik itu ditingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palembang. Dalam waktu dekat pihaknya akan mulai merancang dan menyusun, serta mendata guru.

“Kami sebernarnya sudah berusaha menzonasikan itu. Sebelumnya kami sudah mecoba menzonasi kepala sekolah. Melalui kepala sekolah ini juga kita kan lakukan pendataan,” katanya.

Dalam realisasinya nanti akan dahulukan jenjang SMP, karena di tingkat SMP ada gurunya melebihi, ada juga masih kurang. Namun untuk tingkat SD pihaknya akan mecoba mengkaji lagi, karena memang guru SD kita kekurangan. “Namun tetap kita upayakan Zonasi,” kata dia lagi.

Menurutnya, zonasi guru sendiri tidak berpengaruh degan sertifikasi guru. Sebab sertifikasi dihitung berapa jumlah jam mengajar. “Ketika jam mengajarnya cukup maka guru mendapatkan haknya. Tidak berdasrakan jarak rumah ke sekolah,” ucapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya sistem zonasi guru ini tidak akan ada lagi stigma tentang sekolah favorit dikalangan masyarakat. “Sistem zonasi inipun juga ditujukan agar ada pemerataan pendidikan. Dimana tidak akan ada lagi sekolah yang hanya memiliki sedikit guru berkualitas disekolahnya,” tuturnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here