Menu

Mode Gelap

News

Jokowi: Indonesia Miliki Peluang Tumbuhkan Pengetahuan dari Kebudayaan

badge-check


Jokowi: Indonesia Miliki Peluang Tumbuhkan Pengetahuan dari Kebudayaan Perbesar

Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman kebudayaan yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa. Dengan keberagaman tersebut, Indonesia memiliki peluang untuk menumbuhkan pengetahuan.

“Berangkat dari kekayaan kebudayaan dan kekayaan hayati kita, Indonesia mempunyai peluang besar untuk menumbuhkan ilmu pengetahuan yang berbasis dari peradaban Indonesia,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu (21/11/2021).

Presiden menegaskan, banyak hal yang dapat dipelajari dan dirujuk dari ilmu pengetahuan dan kearifan masa lalu karya nenek moyang bangsa, termasuk yang tidak tertulis dalam buku literatur atau artikel ilmiah modern.

“Ilmu pengetahuan dan kearifan masa lalu tersebut mungkin tidak tertulis dalam buku literatur atau artikel ilmiah dalam standar modern kita tetapi ilmu nenek moyang kita itu (diwariskan) dalam bentuk narasi lisan, skrip drama, dan pewayangan, serta berbagai kebiasaan-kebiasaan.  Semua itu adalah warisan kebudayaan yang kaya kearifan dan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Warisan kearifan dan ilmu pengetahuan tersebut, lanjut Presiden, mungkin tidak terjelaskan secara metodologi modern.

Oleh karena itu, menjadi kewajiban bangsa Indonesia untuk meneliti dengan bijak semua warisan kebudayaan tersebut dalam nalar modern dan metodologi yang dikembangkan sendiri.

Kepala Negara mencontohkan, Indonesia berpeluang untuk menjadikan jamu sebagai obat modern yang terbukti secara ilmiah.

“Jangan tergesa menyimpulkan suatu adat atau suatu kebiasaan masyarakat asli kita itu tidak baik atau buruk, bisa jadi hanya karena kita belum mampu menjelaskannya secara ilmiah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pelestarian budaya, sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju.

“Pelestarian menjadi kunci yang harus kita lakukan, selain pengembangan dan pemanfaatan untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Selain melestarikan dan belajar dari kebudayaan nenek moyang, Presiden juga minta semua pihak untuk terus memahami alam Indonesia yang sangat kaya dan sekaligus kompleks ini.

“Keberagaman hayati laut kita adalah yang terkaya di dunia, keberagaman hayati darat kita adalah yang kedua terkaya di dunia, setelah Brazil. Kekayaan keberagaman hayati ini juga harus kita lestarikan. Plasma nutfah alam Indonesia harus kita lindungi dan sekaligus kita manfaatkan untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sah! Fikri Haikal dan RM Solehin Resmi Pimpin KPID Sumsel 2026–2029

23 September 2026 - 20:11 WIB

Cegah Palembang Tergenang, Asisten II Setda Turun Langsung Sisir Saluran Air di Jalan Protokol

23 September 2026 - 20:05 WIB

Berkas Masih di Satreskrim, Kuasa Hukum Anak Korban Ajukan Permohonan Atensi

23 September 2026 - 18:39 WIB

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Sumsel, Hotspot Karhutla Mulai Menurun

23 September 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Muba Gandeng Kementerian ESDM, Cetak 15 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat Resmi

22 September 2026 - 19:00 WIB

Trending di News