PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan. Lokasi kebakaran berada di area yang berbatasan dengan kawasan perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Namun, angka tersebut belum menjadi data final karena proses pemadaman masih berlangsung dan kondisi asap di lapangan belum sepenuhnya memungkinkan untuk dilakukan pengukuran secara menyeluruh.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan titik kebakaran di Pedamaran berada di dekat kawasan perkebunan sawit.
“Lokasi terbakar berada di dekat kawasan perkebunan sawit. Selain Pedamaran, beberapa lokasi lain di OKI juga terbakar lebih luas,” ujar Ferdian, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, estimasi sekitar 30 hektare tersebut masih merupakan perhitungan awal. Petugas belum dapat memastikan luas keseluruhan lahan yang terdampak karena tim masih berfokus melakukan pemadaman.
“Estimasi kasar saja yang kami hitung, sejauh ini sekitar 30-an hektare,” katanya.
Ferdian menjelaskan lokasi karhutla Pedamaran berada di kawasan yang berbatasan dengan area perusahaan. Kedua kawasan tersebut dipisahkan oleh kanal.
“Itu lokasi kebakaran berada di kawasan perbatasan dengan perusahaan. Batasnya sekat kanal,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat penanganan di lapangan masih terus dilakukan untuk memastikan api tidak meluas ke area lainnya.
Selain Pedamaran, titik karhutla di wilayah OKI juga ditemukan di Sungai Bungin. Luas lahan yang terbakar di kawasan tersebut diperkirakan jauh lebih besar, yakni mencapai sekitar 200 hektare.
Tim saat ini masih melakukan pemadaman di sejumlah lokasi di OKI dan Lahat. Sementara untuk kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, data luas lahan yang terbakar akan disampaikan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Sementara untuk luasan karhutla di kawasan SM Padang Sugihan akan disampaikan oleh pihak BKSDA,” jelas Ferdian.
Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan di OKI. Tim juga masih dikerahkan ke sejumlah titik rawan kebakaran di Sumatra Selatan.
“Lokasi tersebut meliputi Sungai Rambutan di Ogan Ilir, SM Padang Sugihan di wilayah Riding, Pangkalan Lampam, Sebokor, dan PKG, kemudian Sembawa di Banyuasin, Gumai Gelumbang di Muara Enim, serta Muara Merang di Musi Banyuasin,”kata dia.









