Menu ✖

Mode Gelap

News

Mawardi Yahya Dukung Cabor Pentaque Kembali Mengeliat di Sumsel

badge-check


Mawardi Yahya Dukung Cabor Pentaque Kembali Mengeliat di Sumsel Perbesar

Palembang – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menerima audiensi Federasi Olahraga Pentaque Indonesia (FOPI) Provinsi Sumsel, dalam rangka akan melaksanakan pengukuhan Pengurus Federasi Olahraga Pentaque Indonesia Prov Sumsel masa bakti 2021-2025.

 

Mawardi mengatakan,  Pemprov Sumsel akan mendukung kegiatan tersebut, Ia juga menghimbau para pengurus untuk dapat berkoordinasi dengan OPD terkait mengenai masalah teknisnya.

 

“Prinsipnya kita mendukung kegiatan ini, tinggal koordinasikan saja. Mudah-mudahan olahraga ini dapat maju di Sumsel,” ungkapnya, Selasa (23/3).

 

Sementara itu, Waketum I FOPI, Haris Satria, mengatakan tujuan audiensi ini untuk memperkenalkan diri dan menginformasikan tentang pembentukan kembali pengurus FOPI dalam rangka mengaktifkan kembali eksistensi olahraga Pentaque di Sumsel yang hampir hilang.  Pembentukan dan pengukuhan pengurus FOPI Sumsel dilakukan untuk mengembalikan eksistensi FOPI di Sumsel. Pelantikan sendiri rencananya akan diikuti oleh 54 orang peserta, bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel.

 

“Olahraga pentaque pertama kali masuk Indonesia melalui Sumsel pada pelaksanaan Sea Games dimana tadinya pengurus besar ada di Sumsel. Namun karena kurang optimalkan managemen pengurus perkembangan olahraha pentaque di Sumsel jadi mengalami kemunduran,” katanya.

 

Untuk diketahui bahwa petanque  merupakan cabang olahraga non body contact dengan jumlah pemain single (perorangan memainkan tiga bola), double (perorangan memainkan tiga bola), triple (perorangan memainkan dua bola), dan shooting game.

 

Jenis olahraga ini termasuk katagori olahraga individu dan beregu. Peralatan yang digunakan dalam olahraga petanque terdiri atas boules (bosi), jack (boka), circle (lingkaran), dan meteran pengukur untuk jarak 1, 5, dan 10 meter.

 

Permainan petanque dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut dengan cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau minyak, rerumputan, pasir, atau permukaan tanah lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sanksi Patsus Dinilai Terlalu Ringan, Oknum Polisi Susila di PALI Akhirnya Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Jamin Pangan ASUH dan Dukung Program MBG, Pemkot Palembang Perketat Sertifikasi Halal serta Higiene Sanitasi

12 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Bukan Sekadar Tegas, Pemkot Palembang Gandeng APH Dorong Penegakan Hukum Berwajah Humanis

12 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Ultimatum 125 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Palembang Desak Herman Deru Mundur

12 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Jadi Panggung UMKM Lokal, Hadirkan Official Merchandise Produk UMKM di Booth MyPertamina

11 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Trending di News