Menu

Mode Gelap

News

Mawardi Yahya: Pemuda HKTI Harus Jadi Tauladan Bagi Petani

badge-check


Mawardi Yahya: Pemuda HKTI Harus Jadi Tauladan Bagi Petani Perbesar

PALEMBANG – Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya mengajak para Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)  untuk menjadi pelopor majunya  pertanian di Sumsel.

 

“Saya mengajak Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sumsel agar tidak gengsi. Profesi sebagai pertani  adalah pekerjaan mulia dan tidak mengurangi marwah di mata masyarakat,”  tegasnya saat memberikan  kata sambutan acara pengukuhan pengurus Pemuda Tani HKTI Sumsel di Graha Bina Praja, Senin (22/2/21) siang.

 

Menurut Mawardi, sektor ekonomi menjadi sektor yang sangat penting dalam tatanan kehidupan, termasuk jalannya roda pemerintahan.  Apalagi Sumsel kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) berupa sektor pertanian yang masih membutuhkan sentuhan teknologi dalam memacu pertumbuhan pertanian secara maksimal dalam rangka menjadi daerah ini sebagai lumbung pangan nasional. Untuk itu kehadiran Pemuda Tani HKTI,  diharapkannya  bisa memberikan angin segar bagi kemajuan pertanian Sumsel. Terutama dalam peningkatan kualitas SDM di sektor pertanian.

 

“Pengurus Pemuda Tani HKTI harus memberikan pengertian kepada pemuda lainnya di Sumsel. Jangan malu bertani, karena tidak mengurangi harkat dan martabat,” tegasnya.

 

Disisi lain, Mawardi juga berharap, Pemuda Tani HKTI Sumsel ikut berperan aktif dalam berbagai sektor pertanian di Sumsel. Sehingga mampu menjawab persoalan yang dihadapi para petani.

 

“Buatlah inovasi agar petani tidak lagi harus berjibaku dengan cara bertani konvensional. Melainkan bertani dengan menggunakan teknologi. Sehingga  dengan tenaga dan biaya yang sedikit  namun mampu mencapai hasil yang maksimal,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’ada, Lc., M.Si mengatakan, saat ini Pemuda Tani HKTI sudah terbentuk di 20 provinsi di Indonesia dengan jumlah anggota mencapai 3.000 orang yang tersebar di 20 provinsi.

 

Ditegaskannya, Pemuda Tani HKTI hadir untuk ikut memberikan kontribusi mensejahterahkan para petani Indonesia. Serta menyambung estapet SDM pertanian yang unggul dan inovatif.

 

“Program di setiap provinsi alan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Untuk di Sumsel kita siap membantu pemerintah dalam mencegah terjadi Karhutlah,” imbuhnya.

 

Dijelaskannya, peran Pemuda Tani HKTI Sumsel dalam pencegahan Karhutlah dilakukan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan cocok tanam tanpa membakar dan lain sebagainya.

 

“Pemuda Tani HKTI harus menjadi contoh bagi, bagimana cara bertani dengan tidak merusak alam ataupun menyebabkan terjadinya Karhutlah,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel, Syahrin, S.Pd mengaku siap mengemban amanah untuk menciptakan petani melenial di Sumsel.

“Kita akan melakukam sosialiasi kepada masyarakat, memberikan contoh dalam peningkatan pertanian yang inovatif,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patra Niaga Perkuat Komitmen Keanekaragaman Hayati melalui Program Ibu Kota Penyu

26 Juli 2026 - 13:04 WIB

Patra Niaga Berkomitmen Memperkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program CSR di Jabar

25 Juli 2026 - 22:02 WIB

Empat Helikopter Water Bombing Berjibaku Padamkan 12 Titik Karhutla di Sumsel

25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Dikira Duel Senjata Tajam, Polisi Sebut Remaja di Palembang Gunakan Potongan Pipa

25 Juli 2026 - 20:52 WIB

Usai Pelajar Tewas Terlindas Truk, Herman Deru Minta Amdal Lalin Jalan Mayor Zen Dievaluasi

25 Juli 2026 - 20:50 WIB

Trending di News