Menu ✖

Mode Gelap

News

Pemkot Palembang Sediakan Ruang Aman Asap di Titik Rawan Karhutla

badge-check


Pemkot Palembang Sediakan Ruang Aman Asap di Titik Rawan Karhutla Perbesar

​Palembang — Lonjakan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengancam kesehatan masyarakat Kota Palembang, khususnya kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu hamil.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemkot Palembang bergerak cepat menyediakan Ruang Aman Asap di sejumlah lokasi strategis yang dekat dengan pemukiman warga.

​Langkah ini dilakukan untuk memberikan fasilitas singgah ber-AC dengan penyaring udara (air purifier), pasokan oksigen, serta bantuan medis darurat bagi warga yang mengalami keluhan pernapasan akibat kualitas udara yang memburuk.

​Penyediaan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Pemkot Palembang, jajaran Puskesmas, serta jaringan relawan kemanusiaan.

Adapun empat titik lokasi Ruang Aman Asap yang ditinjau langsung meliputi:
​Kantor Camat Semabor (Lantai 2) — berkolaborasi dengan Relawan Kitabisa.
​Kantor Kelurahan Talang Jambe — berkolaborasi dengan Relawan Kitabisa.
​Puskesmas Talang Jambe, dan
Puskesmas Talang Betutu.

​Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turun langsung meninjau kesiapan sarana, ketersediaan tabung oksigen, hingga tenaga medis di lokasi-lokasi tersebut guna memastikan fasilitas siap melayani masyarakat secara gratis.

​”Kita tidak ingin warga, terutama anak-anak dan orang tua kita, menahan sesak di rumah tanpa ada penanganan. Hari ini saya cek langsung, Ruang Aman Asap di Kantor Camat Semabor, Kelurahan Talang Jambe, serta Puskesmas Talang Jambe dan Talang Betutu sudah siap difungsikan,” ujar Ratu Dewa saat meninjau Ruang Aman Asap di Kantor Camat Semabor, Senin (19/10/2026).

​Ratu Dewa menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan dasar, dan elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana asap ini.

​”Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Relawan Kitabisa dan jajaran Puskesmas yang bergerak cepat. Ruang ini dilengkapi penyaring udara dan pasokan oksigen. Jadi, kalau ada warga yang mulai merasa pusing, pengap, atau dada sesak akibat asap, jangan ditahan, segera datang ke titik-titik Ruang Aman Asap terdekat,” tegasnya.

​Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan signifikan seiring memburuknya indeks kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir.

Kawasan perkotaan yang berdekatan dengan koridor perbatasan wilayah kerap mencatatkan paparan partikel debu halus (PM2.5) yang tergolong tidak sehat.

​Sebagai langkah antisipasi dari lonjakan kasus tersebut, Dinkes Palembang menginstruksikan seluruh Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk menyiagakan layanan oksigen 24 jam dan memastikan pasokan tabung oksigen dan unit nebulizer di Puskesmas kawasan rawan asap terisi penuh dan siap pakai.

Lalu, membuka posko pelayanan kesehatan gratis dan pembagian masker medis/N95 khusus bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, serta menyiagakan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan saturasi oksigen dan pertolongan pertama bagi pasien dengan gejala ISPA sedang hingga berat sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Boleh Tertinggal saat PJJ: Siswa Desil 1 di 1 Ulu Palembang Dipinjami Laptop dan Kuota

19 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Sumsel Belum Reda, 94 Hektare Lahan Masih Terbakar dan Hotspot Tembus 1.111 Titik

19 Oktober 2026 - 17:11 WIB

7,2 Ton Dry Ice Disemai di Langit Sumsel untuk Urai Kabut Asap

19 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal Korupsi e-Katalog Disdikbud Muara Enim: Dua Petinggi PT MSA Dituntut 2 Tahun Penjara

19 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Diancam Pembunuhan, Remaja 15 Tahun di Muara Enim Jadi Korban Bejat Ayah Kandung

18 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Trending di Headline