Menu

Mode Gelap

News

Pria di Empat Lawang Tombak Sahabat yang Sering Menginap hingga Tewas, karena Selingkuh dengan Istri

badge-check


Pelaku pembunuhan di Pendopo saat menyerahkan diri. (Dok. Polres Empat Lawang) Perbesar

Pelaku pembunuhan di Pendopo saat menyerahkan diri. (Dok. Polres Empat Lawang)

EMPAT LAWANG – Sebuah persahabatan yang telah terjalin bertahun-tahun berakhir tragis di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Agmi (35), pria yang dikenal dekat dengan keluarga Idham Dermawan (35), justru meregang nyawa setelah diduga terlibat hubungan terlarang dengan istri sahabatnya sendiri.

Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Gunung Meraksa Lama, Kecamatan Pendopo, Kamis (28/5/2026) dini hari itu mengungkap sisi kelam dari sebuah hubungan pertemanan yang selama ini tampak harmonis.

Kabag Ops Polres Empat Lawang, Kompol Nusirwan menyebutkan, Agmi bukan orang asing bagi keluarga Idham. Agmi bahkan kerap datang bertamu hingga larut malam dan beberapa kali menginap di rumah Idham. Kedekatan tersebut membuat korban mendapat kepercayaan penuh dari pelaku.

“Namun, hubungan yang akrab itu perlahan berubah menjadi kecurigaan setelah pelaku menduga istrinya, Pipin Desmini, menjalin komunikasi intens dengan korban melalui media sosial, ” kata dia.

Nusirwan, mengatakan awal mula terungkapnya dugaan hubungan tersebut ketika pelaku mencoba membuka percakapan di ponsel istrinya.

“Pelaku sempat memeriksa ponsel istrinya dan ingin melihat isi percakapan dengan korban. Namun percakapan tersebut tidak bisa dibuka karena memerlukan PIN untuk pemulihan pesan,” kata Nusirwan.

Kecurigaan yang semakin kuat membuat Idham mengambil langkah lain. Dengan menggunakan ponsel istrinya, ia mencoba menghubungi Agmi.

“Tak lama kemudian, korban menelepon. Dalam percakapan tersebut, korban disebut mengungkapkan kerinduan dan keinginannya untuk datang ke rumah pelaku. Korban juga sempat melakukan panggilan video dengan istri pelaku, ” kata dia.

Informasi itulah yang diduga membuat emosi Idham memuncak. Polisi menduga pelaku kemudian merencanakan pertemuan dengan korban dan memancingnya datang ke rumah.

“Sebelum korban tiba, pelaku telah menyiapkan tombak dan pisau. Saat korban masuk melalui area dapur rumah, serangan terjadi, ” kata dia.

Korban mengalami sejumlah luka serius akibat senjata tajam dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Persahabatan Berubah Menjadi Tragedi

Dalam pemeriksaan polisi, Idham mengaku mengenal korban sejak lama dan menjalin hubungan pertemanan yang sangat dekat.

“Saya kenal dia sudah lama. Pernah menginap dan tidur di rumah saya,” ujar Idham.

Menurut pengakuannya, kedekatan tersebut diduga menjadi awal munculnya hubungan antara korban dan istrinya. Hal itu yang kemudian memicu rasa kecewa dan amarah hingga berujung pada aksi pembunuhan.

“Setelah kejadian, saya sempat meninggalkan lokasi. Namun beberapa jam kemudian saya memilih menyerahkan diri ke Polsek Talang Padang, ” kata dia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Baru Lahir di Palembang Bakal Langsung Dapat Akta Kelahiran

12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Kolaborasi Wujudkan Energi Terbarukan, Pasar Kepandean Serang Jadi Pasar Energi Berdikari

12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Sumsel Meningkat, Dinkes Waspadai Lonjakan ISPA pada Agustus

12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Sidang 25 Media, Hakim Minta Penggugat Hadir: Tak Datang, Pembuktian Jalan Terus

12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Merdeka Lebih Hemat, Bright Gas Beri Diskon hingga Rp8.100 per Tabung hingga akhir Agustus

12 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Trending di News