Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Respons Cepat Dampak Asap, Pemkot Palembang Siapkan 10 Ribu Masker dan Siagakan Layanan Kesehatan

badge-check


Respons Cepat Dampak Asap, Pemkot Palembang Siapkan 10 Ribu Masker dan Siagakan Layanan Kesehatan Perbesar

Palembang — Mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu penurunan kualitas udara, Pemerintah Kota Palembang bergerak cepat meluncurkan serangkaian langkah protektif bagi masyarakat.

Langkah tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, guna memastikan kesehatan warga tetap terlindungi.

​Sebagai bentuk penanganan awal, Pemkot Palembang dijadwalkan membagikan 10.000 masker secara gratis pada Senin (24/8/2026) mulai pukul 06.30 WIB.

“Distribusi secara serentak ini dipusatkan di seluruh persimpangan lampu merah utama serta kantor-kantor kecamatan se-Kota Palembang,” kata Ratu Dewa, Minggu (23/8/2026).

​Langkah taktis tersebut merespons lonjakan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tercatat berada di angka 195 atau kategori “Tidak Sehat”. Angka ini meningkat 80 poin dari hari sebelumnya yang tercatat sebesar 115 akibat pekatnya asap karhutla dari daerah sekitar.

​Dampak kondisi udara tersebut juga tecermin dari data Dinas Kesehatan Kota Palembang yang mencatat 9.313 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang 1 hingga 21 Agustus 2026.

​Selain itu, guna menekan risiko kesehatan yang lebih luas, Pemkot Palembang menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan dan puskesmas untuk beroperasi dalam status siaga penuh.

Langkah-langkah antisipasi yang disiapkan meliputi:

​* Edukasi dan Mitigasi Mandiri: Warga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan, wajib mengenakan masker saat berbepergian, serta memperbanyak konsumsi air putih.

​* Layanan Kesehatan Aktif: Petugas kesehatan dikerahkan untuk melakukan pemantauan lapangan, pembagian masker berkelanjutan, hingga program kunjungan rumah (home visit).

​* Fasilitas Isolasi Darurat: Puskesmas menyiapkan ruang perawatan sementara bagi warga yang kondisi rumahnya kurang memadai untuk isolasi mandiri dari paparan asap.

​* Perlindungan Kelompok Rentan: Penanganan dan pengawasan prioritas diberikan kepada balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit kronis seperti asma, jantung, diabetes, dan TB paru.
​
Ratu Dewa juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor.

“Penyiapan respons cepat ini menjadi komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjamin kenyamanan, keselamatan, dan kepastian layanan kesehatan bagi seluruh warga Kota Palembang di tengah tantangan cuaca ekstrem,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sanksi Patsus Dinilai Terlalu Ringan, Oknum Polisi Susila di PALI Akhirnya Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Jamin Pangan ASUH dan Dukung Program MBG, Pemkot Palembang Perketat Sertifikasi Halal serta Higiene Sanitasi

12 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Bukan Sekadar Tegas, Pemkot Palembang Gandeng APH Dorong Penegakan Hukum Berwajah Humanis

12 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Ultimatum 125 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Palembang Desak Herman Deru Mundur

12 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Jadi Panggung UMKM Lokal, Hadirkan Official Merchandise Produk UMKM di Booth MyPertamina

11 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Trending di News