Menu

Mode Gelap

News

Sinergi Herman Deru dan Bobby Nasution Fasilitasi Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS

badge-check


Gubernur Sumsel, Herman Deru saat meninjau proses DVI di RS Bhayangkara, Kamis (7/5/2026). Foto : Abdullah Toriq/Urban Id Perbesar

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat meninjau proses DVI di RS Bhayangkara, Kamis (7/5/2026). Foto : Abdullah Toriq/Urban Id

PALEMBANG – Penanganan pasca-kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalinsum Muratara memicu kolaborasi lintas provinsi. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memastikan telah menjalin komunikasi intensif dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, guna mengawal pemulangan jenazah para korban.

Tragedi yang merenggut 16 nyawa tersebut menjadi perhatian serius kedua kepala daerah. Mengingat bus ALS merupakan armada transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera menuju Medan, koordinasi antar-pemerintah daerah dianggap krusial untuk mempercepat proses administrasi dan logistik.

“Rasa kemanusiaan kita untuk menjenguk keluarga yang ditinggalkan. Ini juga sebagai bahan saya untuk mengabarkan sahabat saya, Gubernur Sumut Bobby Nasution. Beliau juga telah mengungkapkan belasungkawa yang mendalam,” ujar Herman Deru saat meninjau proses identifikasi di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

Herman Deru menegaskan bahwa sinergi antara Pemprov Sumsel dan Pemprov Sumut tidak hanya sebatas ucapan duka cita. Kedua provinsi sepakat untuk memfasilitasi kepulangan jenazah setelah tim DVI Polda Sumsel menyelesaikan proses identifikasi secara akurat.

“Setelah teridentifikasi, tentu saya bersama Gubernur Sumut akan membantu pemulangan jenazah ke kediaman masing-masing. Kami ingin memastikan kepulangan mereka berjalan lancar agar keluarga tidak lagi dibebani prosedur yang rumit,” tegas Deru.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab bersama, di mana Sumatera Selatan bertindak sebagai lokasi kejadian (lokus), sementara Sumatera Utara merupakan daerah tujuan mayoritas penumpang yang menjadi korban.

Selain urusan logistik pemulangan, dirinya menekankan bahwa ketelitian dalam proses identifikasi di RS Bhayangkara Palembang adalah prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk menjamin keabsahan data sebelum jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga dan Pemerintah Provinsi masing-masing.

“Proses identifikasi ini sangat penting agar jangan sampai salah membawa jenazah pulang ke rumah duka. Kita pastikan semua data akurat dan lengkap terlebih dahulu,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hasil RDP Komisi II DPR RI-Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Putuskan Cabut HGU PT Melania

21 Mei 2026 - 19:13 WIB

Pemprov Sumsel Kirim Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pagar Gunung

21 Mei 2026 - 16:17 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

21 Mei 2026 - 16:03 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

21 Mei 2026 - 15:59 WIB

Tengah Malam, Dua Gajah Liar Masuk Permukiman Warga Air Sugihan OKI

21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Trending di News