Menu ✖

Mode Gelap

News

Tak Harus ke Puskesmas, Warga Palembang Bisa Manfaatkan Posko Kesehatan di Monpera

badge-check


Tak Harus ke Puskesmas, Warga Palembang Bisa Manfaatkan Posko Kesehatan di Monpera Perbesar

PALEMBANG – Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan ringan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat memanfaatkan posko pelayanan kesehatan di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.

Namun, keberadaan layanan tersebut perlu lebih banyak diketahui masyarakat. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta informasi mengenai posko kesehatan diperluas melalui media sosial dan pemasangan spanduk di lokasi strategis.

Permintaan itu disampaikan setelah Deru meninjau posko kesehatan di Puskesmas Sukarami dan kawasan Monpera, Selasa (13/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyapa warga yang datang berobat sekaligus menanyakan keluhan yang mereka rasakan.

Sejumlah warga dilaporkan mengeluhkan batuk dan gangguan pernapasan lainnya di tengah kondisi kabut asap yang masih melanda wilayah Sumsel.

Menurut Deru, posko di Monpera memiliki posisi strategis karena berada di kawasan yang menjadi titik naik-turun masyarakat pengguna transportasi.

“Di Monpera ini tempat turun dan naiknya masyarakat yang menggunakan transportasi dari sini,” kata Deru.

Layani Puluhan Warga Setiap Hari

Deru menyebut posko kesehatan di Monpera melayani sekitar 15 hingga 30 orang setiap hari. Sebagian besar warga yang datang mengalami keluhan ringan dan membutuhkan pemeriksaan serta penanganan awal.

Keberadaan posko tersebut diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang sedang beraktivitas di pusat kota.

“Keberadaan posko pelayanan kesehatan di Monpera menjadi salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan penanganan medis, terutama bagi warga yang beraktivitas di pusat kota Palembang,” ujarnya.

Deru juga mengatakan setiap posko kesehatan memiliki penanggung jawab untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Sosialisasi Diperluas Lewat Media Sosial

Meski layanan kesehatan telah tersedia, Deru menilai masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai lokasi posko. Karena itu, ia menyarankan agar pemerintah memaksimalkan kanal digital sekaligus memasang penanda di tempat-tempat strategis.

“Sarannya informasi dapat diperluas melalui media sosial maupun pemasangan spanduk di lokasi-lokasi strategis agar masyarakat mengetahui keberadaan posko kesehatan ini,” katanya.

Sosialisasi yang lebih luas diharapkan membantu warga mengetahui pilihan layanan kesehatan yang tersedia ketika mengalami keluhan di tengah kabut asap.

Deru turut mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi tersebut berlangsung.

“Mudah-mudahan masyarakat tetap tangguh di kondisi seperti saat ini,” tuturnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Palembang Terancam Kehilangan 114 Anak Sungai Musi yang Kini Tergerus Zaman

14 Oktober 2026 - 14:45 WIB

15 Hari Padamkan Karhutla, 102 Relawan Sumsel Belum Terima Honor

14 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Pimpin Transformasi Digital Terintegrasi, Edward Candra Raih Penghargaan Sekda Terbaik Kategori Orchestration Leadership pada ADLG Awards 2026

14 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dua Jurnalis Jadi Korban Bentrokan di Polda Sumsel, Polisi Amankan Pria Bawa Sajam

14 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Bentuk Kepedulian saat Karhutla: 22 Ton Beras Hasil Urunan ASN Palembang Mulai Disalurkan

14 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Trending di News