Palembang — Aksi teror kembali mengguncang warga Palembang setelah sebuah rumah di kawasan Jalan Demang Lebar Daun menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada dini hari. Insiden ini bukan yang pertama, melainkan kejadian kedua yang menimpa korban yang sama dalam waktu berdekatan.
Serangan terbaru terjadi sekitar pukul 02.24 WIB, saat dua pelaku diduga datang menggunakan sepeda motor dan langsung melemparkan beberapa bom molotov ke arah rumah milik Indra (38). Akibatnya, bagian depan mobil serta rolling door tempat usaha korban mengalami kerusakan akibat terbakar.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyebut pihak kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Penyidik sudah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.
Dari hasil sementara, pelaku diduga berjumlah dua orang dan berjenis kelamin laki-laki. Keduanya terlihat datang dan melarikan diri menggunakan sepeda motor setelah melancarkan aksinya. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam pengejaran.
Polisi juga menemukan tiga pecahan botol yang diduga sisa bom molotov di lokasi kejadian. Sementara itu, saksi mata mengaku sempat mendengar suara benda dilempar sebelum melihat api menyala di area pekarangan rumah.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, mengungkapkan bahwa total ada empat bom molotov yang dilemparkan pelaku. Lemparan tersebut mengenai beberapa titik, termasuk kendaraan, dinding rumah, dan pintu usaha korban.
Yang menjadi perhatian, kejadian ini diduga berkaitan dengan insiden serupa yang terjadi pada malam pergantian tahun 2026 di lokasi yang sama. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya motif tertentu di balik aksi berulang tersebut.
“Fokus kami saat ini mengungkap pelaku dan motif di balik penyerangan ini,” tegasnya.













