Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur, Sumatera Selatan memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar sekolah mulai dari PAUD, SD hingga SMP dari 21 Maret hingga 3 April 2020 sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19. Hal itu disampaikan Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi saat konferensi pers di ruang Media Center Pemkab OKU Timur, Jum’at (20/3/2020). Pada kesempatan itu juga, Kholid menegaskan kepada sepada seluruh pegawai untuk tidak melakukan kegiatan dinas luar daerah.
“Keputusan ini berdasarkan rapat bersama stakeholder. Meskipun libur, siswa tetap belajar di rumah dengan diawasi guru dengan diberikan tugas sesuai dengan program pembelajarannya dan dipantau melalui media sosial dan media lainnya,” katanya. Kholid juga menghimbau masyarakat untuk tidak berpergian ke dareah yang terdampak virus corona, seperti Jakarta dan Lampung. Selain itu, dirinya meminta kepada masyarakat jangan menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenaranya terkait COVID-19.
“Untuk wilayah OKU Timur, informasi dan data resmi akan dirilis oleh Satgas Corona yang sudah dibentuk pemerintah daerah. Masyarakat jangan panik dan mudah terpengaruh berita yang belum diketahui kebenearannya,” imbaunya. Lanjut Kholid, berdasarkan pantauan Pemkab OKU Timur, belum ada masyarakat di wilayah OKU Timur yang terindikasi virus corona. Isu yang menyebutkan sejumlah kepala sekolah terpapar virus corona setelah pulang dari luar daerah, sudah dilakukan penanganan dan pemeriksaan.
“Terdahap isu itu, satgas sudah melakukan pemeriksaan. Hingga saat ini, yang bersangkutan dalam keadaan yang baik. Saya berharap masyarakat untuk selalu menerapkan prilaku hidup sehat sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya.














