Menu

Mode Gelap

News

Update Kecelakaan Bus ALS di Muratara: 16 Korban Meninggal, 4 Identitas Terungkap

badge-check


Kondisi Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara seusai kecelakaan. Foto : Istimewa Perbesar

Kondisi Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara seusai kecelakaan. Foto : Istimewa

Palembang – Kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menyisakan duka mendalam. Berdasarkan data sementara Polda Sumatera Selatan (Sumsel), insiden tersebut merenggut 16 korban jiwa.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengonfirmasi bahwa seluruh korban meninggal dunia dari Bus ALS telah dievakuasi ke RSUD Lubuklinggau untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim gabungan.

“Update terakhir yang kami terima, korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, tiga orang luka berat, dan satu orang luka ringan,” ujar Kombes Pol Nandang saat dikonfirmasi, Rabu malam (6/5/2026).

Hingga berita ini diturunkan, tim Disaster Victim Identification (DVI) Bid Dokkes Polda Sumsel bersama tim Labfor dan TAA Laka telah berhasil memverifikasi empat identitas korban meninggal dunia.

Berikut adalah data sementara korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi:

  1. Alif (44): Pengemudi Bus ALS, berasal dari Jawa Tengah.
  2. Saf (50): Kenek Bus ALS, berasal dari Medan.
  3. Yanto: Pengemudi Truk Tangki PT Seleraya.
  4. Martini: Penumpang Truk Tangki PT Seleraya.

Sementara itu, dari belasan penumpang dan kru bus, terdapat satu korban selamat yang berhasil dievakuasi, yakni M. Fadli (30), seorang kenek asal Riau yang mengalami luka gores. Untuk identitas penumpang bus lainnya saat ini masih dalam tahap pencocokan data.

Proses identifikasi terhadap 12 jenazah lainnya masih terus berlangsung di RSUD Lubuklinggau. Mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali akibat insiden kebakaran hebat, tim DVI Polda Sumsel bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan proses pencocokan data antemortem dan postmortem.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya yang menumpangi bus ALS pada rute tersebut, untuk segera menghubungi atau mendatangi posko yang dibuka di RSUD Lubuklinggau.

“Tim DVI Bid Dokkes bersama Labfor sudah berada di lokasi. Keluarga korban dapat berkoordinasi langsung ke posko untuk proses pengambilan jenazah setelah identifikasi selesai,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Herman Deru Dorong Percepatan Pelabuhan Tanjung Carat untuk Urai Kepadatan Logistik Kota Palembang

20 Mei 2026 - 22:23 WIB

WALHI Sumsel Desak Pemkot Palembang Jalankan Putusan PTUN Soal Pengendalian Banjir

20 Mei 2026 - 21:32 WIB

TP PKK Palembang Gencarkan Pencegahan Stunting Lewat Program PMT untuk Ibu Hamil

20 Mei 2026 - 21:29 WIB

Pemkot Palembang Perkuat Gerakan Bank Sampah, 25 Unit Teraktif Terima Bantuan Sarpras

20 Mei 2026 - 21:08 WIB

HUT ke-157 Lahat, Herman Deru Tekankan Ketangguhan Daerah Hadapi Disrupsi dan Bonus Demografi 2045

20 Mei 2026 - 18:43 WIB

Trending di News