Menu

Mode Gelap

News

13 Maret, Pelabuhan Barang Tanjung Api-Api Diresmikan

badge-check


Kasi keselamatan berlayar penjagaan dan patroli KSPO Palembang Suharto (Tengah) dan Kadishub Sumsel Nelson Firdaus (Kiri) Perbesar

Kasi keselamatan berlayar penjagaan dan patroli KSPO Palembang Suharto (Tengah) dan Kadishub Sumsel Nelson Firdaus (Kiri)

Setelah mendapatkan izin operasional dari Dirjen Hubla Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pelabuhan Barang Tanjung Api-Api (TAA) bakal diresmikan pada 13 Maret 2019 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, sebenarnya pelabuhan yang ada di TAA khusus barang itu sudah beroperasi mulai Januari lalu. Akan tetapi, untuk peresmian Maret mendatang.

“Memang masih ada yang kurang dari pelabuhan barang yang ada TAA, seperti gudang, alat crane, lahan penumpukan barang. Tapi semua itu sambil jalan kita benahi, intinya akan diresmikan dulu,” kata Nelson usai Rapat Pemantapan Persiapan Operasional Pelabuhan Laut Tanjung Api di kantor Dishub Sumsel, Jumat (1/3).

Untuk kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan barang TAA itu masih sedikit perusahaan yang menggunakannya tetapi pelan-pelan akan semakin meningkat.”Karena masih sepi itu kami bersama pihak terkait KSOP dan lain-lain akan melakukan sosialisasi kepada perusahaan yang selalu bongkar muat di boom baru ke TAA,” bebernya.

Sementara itu, Kasi keselamatan berlayar penjagaan dan patroli KSPO Palembang, Suharto mengatakan, aktivitas di dermaga pelabuhan sudah dimanfaatkan perusahaan perkapalan untuk bongkar muat barang. Tercatat, sudah ada tiga perusahaan yang berbeda sudah memanfaatkan pelabuhan tersebut.

“Tiga perusahaan tersebut rutin melakukan pengiriman dan bongkar muat di pelabuhan. Seminggu sekitar Tiga kali atau sekitar sekitar 12 kali dalam sebulan, kedua kapal ini bolak-balik mengangkut barang di pelabuhan,” katanya.

Meski begitu, Pelabuhan TAA bukan untuk kapal besar. Mengingat draftnya pendek sehingga hanya mampu untuk kapal yyan tergolonh 1.000 tonase bobot mati Dead Weight Tonnage (DWT). “Kalau untuk kapal batubara, pengangkut BBM, CPO itu cukuplah untuk diangkut melalui Pelabuhan TAA,” pungkasnya. (Bowok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejar Target 57 Persen Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng RT dan RW

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Bentrok di Kebun Sawit OKI Berujung Korban Jiwa, Dua Warga Terluka dan Satu Tewas Saat Kerusuhan

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

24 Juni 2026 - 11:38 WIB

2 Warga Negara Pakistan Dideportasi Imigrasi Sumsel karena Beri Keterangan Palsu saat Urus Izin Tinggal

23 Juni 2026 - 21:03 WIB

HUT Ke-25 Kota Pagaralam, Herman Deru Ajak Daerah Tangguh Hadapi Perubahan Sistem Keuangan

23 Juni 2026 - 20:55 WIB

Trending di News