Menu

Mode Gelap

News

TP PKK Palembang Dukung Penuh Hari Tari Sedunia, Dorong Pelestarian Budaya Daerah

badge-check


Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani/ist. Perbesar

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani/ist.

Palembang– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pagelaran Hari Tari Sedunia yang akan digelar pada 29 April 2026 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan saat Dewi Sastrani menerima audiensi dari komunitas Sanggar Tari Palembang (SATAPA) di Ruang Rapat II Setda, Selasa, 14 April 2026. Kegiatan puncak peringatan ini direncanakan berlangsung di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Dalam pertemuan tersebut, Dewi Sastrani menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan melestarikan budaya daerah, khususnya seni tari.

“Kita siap merangkul para penari di Palembang dan mendukung penuh pagelaran seni tari ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangkitkan kembali nilai-nilai budaya daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sejak dini dalam dunia seni tari. Menurutnya, regenerasi penari harus dilakukan secara berjenjang agar terus melahirkan talenta berbakat yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Harapan kita, sanggar tari di Palembang memiliki sistem pembinaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, para penari bisa membawa budaya Sumatera Selatan, khususnya Palembang, ke panggung yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua SATAPA, Heriyandi, menjelaskan bahwa peringatan Hari Tari Sedunia tahun ini akan dilaksanakan secara serentak di berbagai kota, tidak hanya di Palembang.

Ia menyebutkan, Kota Palembang sendiri memiliki sekitar 60 sanggar tari yang akan berpartisipasi. Bahkan, dua penari terbaik akan ditunjuk untuk menampilkan tarian selama 10 jam tanpa henti sebagai bagian dari atraksi utama.

“Konsepnya tetap bergerak, meski dengan gerakan ringan seperti jari tangan, agar penampilan bisa berlangsung terus menerus,” jelasnya.

Selain itu, SATAPA juga menargetkan keterlibatan sekitar seribu penari dalam pagelaran tersebut. Heriyandi pun berharap Ketua TP PKK dapat turut ambil bagian dalam tarian pembuka sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelestarian seni budaya.

“Harapan kami, Ibu Ketua TP PKK bisa ikut menari saat pembukaan nanti bersama para penari lainnya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seni tari tradisional semakin dikenal luas sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Empat Lawang Tombak Sahabat yang Sering Menginap hingga Tewas, karena Selingkuh dengan Istri

31 Mei 2026 - 11:04 WIB

Kebakaran di PIM Palembang Cepat Teratasi, Manajemen Pastikan Pengunjung dan Tenant Aman

31 Mei 2026 - 06:40 WIB

Kebakaran PIM Palembang, Satu Petugas Keamanan Dilarikan ke Rumah Sakit

31 Mei 2026 - 06:35 WIB

Gyukaku PIM Palembang Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Ledakan Kompor

30 Mei 2026 - 21:02 WIB

Kebakaran di Palembang Indah Mal, Pengunjung Panik Berhamburan Menyelamatkan Diri

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Trending di Headline