6.400 Dosis Vaksin Didistribusikan ke OKI

0
Puluhan Brimob Menjaga Vaksin Sinovac COVID-19 di Gudang Dinkes Sumsel (Dok. Urban. Id)

Urban ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Sumsel mendistribusikan 6.400 dosis vaksin corona (COVID-19) ke abupaten Ogan Komering Olir (OKI). Sedikitnya, ada 3.328 tenaga kesehatan di Kabupaten OKI yang akan dilakukan vaksinasi.

Kepala Dinkes Provinsi Sumsel Lesty Nurainy melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Sumsel Yusri mengatakan, vaksin diambil langsung oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKI di gudang vaksin di Palembang, melalui kawalan aparat.

“Ada sekitar 5,7 juta masyarakat di Sumsel yang menjadi sasaran penerima vaksin ini, target selesai dalam 345 hari,” katanya, Minggu (17/1).

Dari ketersediaan vaksin ini yang ada, Yusri bilang, sasaran vaksin sinovac ini akan diberikan pada penerima dengan rentang usia 18 tahun hingga 59 tahun. Sedangkan untuk usia 59 tahun keatas kemungkinan akan diberikan vaksin merek lain.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten OKI, Mukti Ulli Arta menyebutkan, vaksin yang diberikan ke Kabupaten OKI tersebut untuk tahap awal yang diterima pihaknya akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di Kabupaten OKI.

“Untuk tenaga vaksinator sudah siap. Tahap awal ini akan kita berikan kepada Nakes yang ada di Kabupaten OKI. Lalu selanjutnya akan diberikan secara bertahap ke masyarakat yang sasarannya berjumlah 473.739 orang,” katanya.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Achmad Yurianto menambahkan, Pemprov Sumsel mengambil langkah cepat dalam pendistribusian vaksin kedaerah-daerah di Sumsel.

Yurianto menyebut, pihaknya diberikan tugas untuk memantau apakah pelaksanaan program vaksin ini sesuai rencana atau tidak.

Menurutnya, sejak dari awal akan dimulainya pelaksanaan vaksinasi di Sumsel hingga action-nya pada 14 Januari 2021 kemarin berjalan dengan baik. Artinya ini sudah melalui tahapan yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here