Palembang– Jagat media sosial dihebohkan dengan kemunculan sejumlah grup Facebook yang mengatasnamakan komunitas gay Palembang. Keberadaan grup tersebut menjadi perbincangan luas setelah tangkapan layar dan unggahan dari beberapa akun media sosial beredar dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.
Berdasarkan penelusuran, terdapat sejumlah grup Facebook yang bernama Gay Palembang serta grup lainnya yang memiliki variasi nama serupa. Grup tersebut memiliki 2 ribu lebih pengikut dan telah aktif selama 4 tahun silam yakni dibuat sejak 2022.
Sebagian masyarakat mengaku terkejut karena grup-grup tersebut muncul secara terbuka di platform media sosial dan dapat diakses oleh publik. Di sisi lain, ada pula yang menilai kemunculan komunitas daring semacam itu menunjukkan aktivitas kelompok tertentu yang selama ini jarang terlihat secara terbuka.
“Astaghfirullah, pantesan angka HIV di Palembang tinggi,” tulis salah satu akun Msy_renny.
Menanggapi hal tersebut Kabid Humas Polda, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan bahwa perihal ini akan ditindaklanjuti dan oleh pihak Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus).
“Nanti saya akan teruskan ke Dirkrimsus untuk tindaklanjuti,” ujarnya.
Kemudian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai isu grup tersebut. Namun, perbincangan mengenai fenomena tersebut masih terus berlangsung di media sosial dan menjadi perhatian publik.








