Menu

Mode Gelap

News

81 Water Bombing Padamkan Karthula di 5 Wilayah Sumsel

badge-check


Ilustrasi Karhutla. Foto : Istimewa Perbesar

Ilustrasi Karhutla. Foto : Istimewa

Berdasarkan data yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Selatan sejak 7 Agustus 2020 ada lima wilayah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karthula) yang dipadamkan diantaranya, Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba), Palembang, PALI, dan Banyuasin.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan dari BPBD Sumatra Selatan, Ansori mengatakan pihaknya memadamkan Karthula menggunakan 81 water bombing yang disebar di ke lima wilayah tersebut.

“Water bombing kami gunakan memadamkan Karthula ke lima wilayah tepatnya di Indralaya Utara, Kertapati, Pulau Rimau, Lais dan Abab, “kata Ansori, Senin (10/8).

Dirinya menuturkan sesuai prediksi BMKG jika puncak musim kemarau terjadi di Agustus hingga September nanti. Hal ini berdasarkan dari catatan yang ada pada periode Januari hingga Agustus terdapat hostpot mencapai 2.625 titik.

“Yang paling banyak terdeteksi berada di Kabupaten Muara Enim dengan 476 titik diikuti Muba 472 dan terakhir OKI 380 titik hotspot,”ungkap Ansori.

Untuk itu, Ansori menjelaskan jika timnya saat ini terus berjaga dalam melakukan penanganan dengan memfokuskan memadamkan api menggunakan helikopter water bombing.

“Pemadaman dengan helikopter dapat dilakukan lebih cepat sebelum api membesar. Tetap kami akan bersiaga di darat dan udara,”tambah Ansori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Memahami & Mendengar Aspirasi Masyarakat, Layanan SPBU diperkuat

15 September 2026 - 09:16 WIB

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas

14 September 2026 - 18:42 WIB

Stok Golongan Darah AB dan B Langka, PMI Palembang Kejar Defisit 2.000 Kantong per Bulan

14 September 2026 - 17:14 WIB

Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Semakin Kondusif

14 September 2026 - 14:19 WIB

Tebar Jaring Kepiting Berujung Maut, Nelayan 64 Tahun Ditemukan Tewas

14 September 2026 - 11:54 WIB

Trending di News