Menu

Mode Gelap

Hot Week

Heboh Nenek 65 Tahun Dinikahi Lajang 25 Tahun di Sumsel

badge-check


Pernikahan Mbah Gembrong (kanan) dan Ardi (kiri) (Dok. Istimewa) Perbesar

Pernikahan Mbah Gembrong (kanan) dan Ardi (kiri) (Dok. Istimewa)

Masyarakat Sumatera Selatan kembali dihebohkan dengan pernikahan pasangan yang berbeda umur terlalu jauh.

Kini pernikahan tersebut terjadi antara Mbah Gambreng (65) dan Ardi (25), pasangan yang terpaut umur 40 tahun itu, melakukan pernikahan sakral di Desa Bumiharjo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, pada Jumat (5/6) lalu

Kepala Desa Bumiharjo 04, Joko Wahyudi membernarkan pernikahan yang terjadi di desanya.

Dia dan masyarakat pun tidak menyangka jika Mbah Gambreng akan menikah dengan pria yang umurnya terpaut jauh dengan Mba Gembreng.

“Kita saja tidak menyangka jika Mbah Gambreng akan menikah. Sekarang keduanya sudah tinggal satu rumah bersama,” ujar Joko Wahyudi, Senin (8/6).

Dirinya mengungkapkan jika kisah cinta kedua insan ini tumbuh ketika mereka mengisi kesenian Kuda Lumping di desanya.

“Jadi kenalnya di kesenian Kuda Lumping, ” ungkapnya.

Ardi suami Mba Gembreng merupakan
pemain kuda lumping yang kerap pergi dari satu kampung ke kampung lain untuk mengisi pagelaran seni.

Sedangkan Mbah Gambreng sendiri adalah orang yang kerap membantu pagelaran seni sekaligus pengurus.

“Pernikahan kemarin dilakukan secara kekeluargaan dihadiri kedua keluarga,” ujar dia.

Selain itu, Mbah Gambreng juga bukanlah orang kaya bahkan dirinya tinggal di gubuk dan berada dipinggiran desa dekat pemakaman Kampung.

Dengan kondisi tersebut tidak menyurutkan Ardi untuk menikahi kekasih hatinya dan warga pun melihat bahwa pernikahan ini didasari cinta yang kuat antara kedua pasangan. Menurut Joko,

“Kami sendiri heran dengan pernikahan fenomenal ini. Mbah Gambreng (maaf) bukan orang yang berduit, tapi pernikahan ini sempat mengundang kehebohan,” jelas dia.

Mbah Gambreng sangat dikenal oleh warga Bumiharjo karena dia cukup aktif dalam kesenian kuda lumping.

Bahkan wanita paruh baya ini juga dianggap memiliki banyak anak angkat di desa tersebut sehingga hubungan kekeluargaan di sana saling terhubung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Inovasi Budidaya dan Pemberdayaan Masyarakat

6 Juni 2026 - 21:11 WIB

Eks Koruptor Masjid Sriwijaya Diduga Sebabkan Tabrakan Maut di Cinde, Polisi Telusuri Status Kebebasannya

6 Juni 2026 - 20:13 WIB

Terbukti Lakukan Pungli dan miliki WIL, DKPP Pecat Anggota KPU di OKU Timur

6 Juni 2026 - 18:29 WIB

Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat

6 Juni 2026 - 18:18 WIB

PINDEX 2026 Sukses Digelar, Disambut Antusiasme Ribuan Pengunjung

6 Juni 2026 - 11:39 WIB

Trending di News