Menu

Mode Gelap

News

Patok Tarif Tes Rapid Tak Sesuai Anjuran , Gugus Tugas Sumsel : Silahkan melapor

badge-check


Jubir gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri (Dok. Humas Pemprov Sumsel) Perbesar

Jubir gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Gugus tugas penanganan Covid-19 Sumatra Selatan, Yusri menuturkan jika masyarakat dimintai biaya rapid test melebihi batas maksimal yang telah dianjurkan Kementrian Kesehatan jangan ragu untuk melaporkan.

“Surat edaran kemenkes ini wajib ditindaklanjuti, kalau di lapangan masih ada yang mematok tarif lebih silahkan lapor ke kemenkes,” ujarnya.

Diakuinya, meski surat edaran wajib dilaksanakan namun Kemenkes tidak menyebutkan ada sanksi yang diberikan bagi melanggar.

Untuk itu pemerintah tidak dapat memberikan sanksi walaupun begitu pihaknya tetap menyarankan faskes dapat mengikuti arahan pusat.

“Surat edaran yang dikeluarkan oleh Kemenkes bersifat spesifik dan ditujukan langsung kepada sejumlah fasilitas (Faskes) seperti rumah sakit, puskesmas, klinik dan layanan kesehatan untuk melakukan penyetaraan biaya rapid test, “ujarnya.

Namun ada rumah sakit atau faskes yang mematok harga rapid test selangit, sebaiknya pihak terkait harus menjelaskan terlebih dahulu bahwa biaya yang diperlukan Rp 150.000. Akan tetapi ada juga biaya rapid test dengan harga lebih dari itu, tentunya alat yang digunakan sedikit berbeda kualitasnya.

“Sebaiknya faskes melaksanakan edaran tersebut, kalau mau tarik biaya mahal harus dijelaskan dulu ke pasien mau pilih yang mana dan sesuai harga  serta kualitasnya,” terangnya.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Test ntibodi terhitung 6 Juli 2020, Senin (13/7/2020).

Dalam surat edaran itu dijelaskan, besaran tarif tertinggi, yakni Rp150 ribu berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test antibodi secara mandiri. Pemeriksaan rapid test harus dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Lakukan Lifting Perdana B50, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

23 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengketa 25 Media, Sidang Berikutnya Hadirkan Ahli Pers di PN Palembang

23 Juli 2026 - 15:49 WIB

Hujan Padamkan Ancaman Karhutla, Hotspot di Sumsel Nihil

23 Juli 2026 - 15:40 WIB

Bolos Berbulan-bulan, Empat PPPK Pemkot Palembang Dipecat

23 Juli 2026 - 15:29 WIB

Perbaiki Wajah Kota, Pemkot Palembang Tata Kabel Utilitas di Kawasan POM IX

23 Juli 2026 - 15:21 WIB

Trending di News