Menu

Mode Gelap

News

Ricuh dan Aksi Teatrikal Warnai Sengketa Tanah Petani Cinta Manis dan PTPN VII

badge-check


Ricuh dan Aksi Teatrikal Warnai Sengketa Tanah Petani Cinta Manis dan PTPN VII Perbesar

Ratusan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menggelar aksi di kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (25/4) untuk mempertanyakan tim khusus yang dibentuk Gubernur Sumsel Herman Deru dalam menangani permasalahan buruh dan tani dengan PTPN VII Cinta Manis, Ogan Ilir yang telah berlangsung sejak 37 tahun.

Para peserta aksi, menuntut tim Gugus Tugas yang dibentuk Herman Deru telah ingkar janji yang berjanji hanya Dua pekan untuk menyelsesaikan permasalahan ini. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan apapun dari tim Gugus Tugas tersebut.

Di tengah aksi, mahasiswa yang ingin masuk ke kantor Gubernur sempat terlibat aksi ricuh bentrokan dengan petugas kepolisian serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selain itu, Peserta aksi juga menggelar teatrikal buruh dan tani Cinta Manis yang tanahnya direnggut oleh PTPN VII.

Perwakilan Masyarrakat Buruh dan Petani, Dedi mengatakan, mereka menuntut kepada Gubernur Sumsel untuk segera menyelesaikan permasalahan kasus ini dengan PTPN VII.

Apalagi, pertemuan dengan tim khusus yang dibentuk pada 1 April lalu hingga saat ini belum ada tindakan hanya janji belaka.

“Kami datang kesini untuk menutut agar tim khusus yang dibentuk dan dijanjikan oleh Gubernur Sumsel dulu itu hanya omong kosong saja tidak ada tindakan hingga saat ini. Mereka janji kemarin akan menyelesaikan persoalan ini dalam waktu dekat tetapi itu hanya janji saja,” kata Dedi.

Menurutnya, ada luas sengketa tanah seluas 1230 hektar yang saat ini terjadi persoalan tetapi yang dibayar itu hanya 109 hektar saja di desa Sribandung dan Bentung.

“Perusahaan juga tidak punya HGU selama 30 tahun ini. Jadi, sesuai intruksi Presiden Jokowi kalau tidak punya HGU tanah dan lahan itu dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.

Jika persoalan ini belum juga diselesaikan nantinya, lanjut Dedi, pihaknya akan melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih banyak yakni 7 ribu massa.

“Kami meminta tim khusus ini segera menyelesaikan persoalan ini sesuai dengan janji gubernur Sumsel kemarin. Jika tidak, kami akan datang kesini dengan massa yang jauh lebih banyak dari ini,” katanya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Najib Najib berjanji besok, Jumat (26/4) akan datang langsung ke Cinta Manis untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Mudah- mudahan semua bisa permasalahan ini selesai. Pak Gubernur juga telah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan prosedur yang ada,” pungkasnya. (Bo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Band Konser Aksi Bela Palestina Jilid VI di Palembang, Ratu Dewa Serukan Kemanusiaan

5 Juli 2026 - 11:36 WIB

Apriyadi Nahkodai IKA-MUBA 2026-2030 Secara Aklamasi, Siap Satukan Potensi Warga Musi Banyuasin

4 Juli 2026 - 19:54 WIB

TKD Terancam Dipangkas Lagi, Pemprov Sumsel Tunda Proyek Baru

4 Juli 2026 - 16:00 WIB

Kuota Solar Subsidi Sumsel Nyaris Habis, Pemprov Siapkan Aturan Baru untuk Pangkas Antrean

4 Juli 2026 - 15:24 WIB

Karhutla 6 Hektare di OKI Belum Tuntas, Satgas Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing

4 Juli 2026 - 15:17 WIB

Trending di News