Menu ✖

Mode Gelap

News

Karhutla 6 Hektare di OKI Belum Tuntas, Satgas Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing

badge-check


Manggala Agni saat memadamkan kebakaran lahan di OKI. Foto : Manggala Agni Perbesar

Manggala Agni saat memadamkan kebakaran lahan di OKI. Foto : Manggala Agni

PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, masih menjadi perhatian serius. Memasuki hari ketiga, tim gabungan terus berpacu dengan waktu untuk menaklukkan api yang membakar lahan gambut seluas sekitar enam hektare.

Medan yang sulit dijangkau serta karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan bara membuat operasi pemadaman dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara. Dua unit helikopter water bombing kembali diterjunkan untuk mempercepat pendinginan sekaligus mencegah api meluas ke area sekitar.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan seluruh personel Manggala Agni masih disiagakan penuh hingga kebakaran benar-benar berhasil dipadamkan.

“Karhutla di Pedamaran Timur, OKI, belum clear dan harus dituntaskan. Personel Manggala Agni masih full team tiga regu agar penanganan bisa selesai secepatnya,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Meski asap mulai berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya, petugas masih menemukan sejumlah titik api yang terus mengeluarkan bara dari dalam lapisan gambut. Karena itu, proses pemadaman kini difokuskan pada pembasahan menyeluruh untuk mencegah api kembali menyala.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan operasi udara menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat pengendalian kebakaran di lokasi tersebut.

Selama dua hari pelaksanaan operasi, dua helikopter water bombing telah melakukan 73 kali penyiraman, dengan total sekitar 292 ribu liter air dijatuhkan ke area terdampak.

“Pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara. Water bombing sangat membantu mempercepat pengendalian api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau personel,” katanya.

Dari total lahan yang terbakar sekitar enam hektare, petugas telah berhasil memadamkan sekitar empat hektare. Sementara dua hektare lainnya masih dalam proses pendinginan karena masih ditemukan titik panas dan kepulan asap.

BPBD Sumsel memastikan operasi pemadaman akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik api benar-benar padam. Helikopter water bombing juga tetap disiagakan apabila kondisi di lapangan menunjukkan potensi kebakaran kembali meluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sanksi Patsus Dinilai Terlalu Ringan, Oknum Polisi Susila di PALI Akhirnya Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Jamin Pangan ASUH dan Dukung Program MBG, Pemkot Palembang Perketat Sertifikasi Halal serta Higiene Sanitasi

12 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Bukan Sekadar Tegas, Pemkot Palembang Gandeng APH Dorong Penegakan Hukum Berwajah Humanis

12 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Ultimatum 125 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Palembang Desak Herman Deru Mundur

12 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Jadi Panggung UMKM Lokal, Hadirkan Official Merchandise Produk UMKM di Booth MyPertamina

11 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Trending di News