Menu

Mode Gelap

News

Jelang Keberangkatan Haji 1447 H, Pemprov Sumsel Minta PPIH Utamakan Kenyamanan bagi 7.036 “Tamu Allah”

badge-check


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Apriyadi, di sela-sela pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Jumat (17/4/2026). Foto : Dok Kemenhaj Sumsel Perbesar

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Apriyadi, di sela-sela pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Jumat (17/4/2026). Foto : Dok Kemenhaj Sumsel

Palembang – Pelayanan ibadah haji bukan sekadar urusan teknis pemberangkatan, melainkan upaya memberikan kenyamanan maksimal bagi para “Tamu Allah”. Pesan inilah yang ditekankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyusul pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Jumat (17/4/2026).

Pelantikan yang digelar secara hybrid oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menjadi penanda dimulainya fase krusial bagi para petugas embarkasi. Meski prosesi pelantikan berlangsung secara daring dari Aula Asrama Haji Sumsel, semangat untuk melayani jemaah tetap menjadi prioritas utama.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Apriyadi, menegaskan agar seluruh petugas bekerja ekstra, terutama pada masa 24 jam krusial sebelum keberangkatan calon jemaah haji.

“Sesuai pesan Bapak Gubernur, meskipun pelantikan dilakukan secara daring, semangat pelayanan harus tetap nyata. Kita harus melayani para tamu Allah dengan sebaik-baiknya. Koordinasikan tugas ini dengan murni demi kenyamanan jemaah,” ujar Apriyadi usai prosesi pelantikan.

Apriyadi memberikan perhatian khusus pada pengelolaan suasana di Asrama Haji. Menurutnya, manajemen kerumunan keluarga pengantar sangat vital agar jemaah haji, yang sebagian besar merupakan kelompok lansia, dapat beristirahat dengan tenang sebelum menempuh perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

“Kita harus menciptakan suasana yang baik dan tertib bagi keluarga jemaah yang mengantar. Dengan kondisi asrama yang kondusif, jemaah bisa beristirahat dengan tenang, fisik mereka tetap prima, dan mereka siap secara mental sebelum terbang,” tambahnya.

Ketua PPIH Embarkasi Palembang, M. Arkan Nurwahiddin, menyatakan kesiapannya untuk mengawal keberangkatan 7.036 jemaah dari wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

“Jemaah tersebut terbagi atas 5.895 asal Sumsel dan 1.077 asal Babel, yang akan diberangkatkan dalam 16 kelompok terbang (kloter). Sebagai langkah awal, Kloter 1 asal OKU Timur dijadwalkan memasuki Asrama Haji pada 21 April mendatang pukul 08.00 WIB, sebelum diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April 2026 pukul 07.10 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Ubah Konfigurasi dan Tambah Nozzle BBM Subsidi 12 SPBU di Makassar, Tangani Lonjakan Kebutuhan BBM

12 September 2026 - 14:57 WIB

Pertamina Patra Niaga Gerakkan Masyarakat Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Guwosari

11 September 2026 - 20:38 WIB

Orangtua Keluhkan PJJ, Ratu Dewa Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tunggu ISPU Aman

11 September 2026 - 18:45 WIB

Jadi Cagar Budaya Nasional, Jembatan Ampera Kini Tak Bisa Diubah Sembarangan

11 September 2026 - 15:37 WIB

APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker

11 September 2026 - 15:12 WIB

Trending di News