Menu

Mode Gelap

News

Menu Haji Diuji Ketat, Rendang Dicoret Demi Jaga Kesehatan Jemaah di Pesawat

badge-check


Kepala Dinkes Sumsel, dr Trisnawarman. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id Perbesar

Kepala Dinkes Sumsel, dr Trisnawarman. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id

Palembang — Persiapan pemberangkatan jemaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya menyangkut administrasi dan transportasi, tetapi juga detail konsumsi selama penerbangan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mengambil langkah antisipatif dengan menyeleksi ketat menu makanan yang akan disajikan kepada jemaah di dalam pesawat.

Langkah ini dilakukan usai Dinkes Sumsel bersama Balai Karantina Kesehatan Kelas I Palembang menggelar uji kelayakan makanan (meal test) terhadap katering maskapai Saudi Arabia Airlines. Hasilnya, sejumlah menu dinilai perlu disesuaikan demi menjaga kondisi kesehatan jemaah selama perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

Kepala Dinkes Sumsel, dr Trisnawarman, menegaskan makanan dengan cita rasa terlalu kuat seperti pedas dan asam tidak direkomendasikan. Selain berisiko mengganggu pencernaan, hal tersebut juga dapat berdampak pada kenyamanan selama penerbangan.

“Menu seperti rendang kami nilai terlalu pedas dan berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan. Ini bisa berdampak pada kenyamanan bahkan keselamatan selama penerbangan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Sebagai alternatif, menu akan dialihkan ke hidangan yang lebih ringan seperti olahan ayam dan ikan yang mudah dicerna. Selain itu, minuman berkafein dan bersoda juga tidak dianjurkan, digantikan dengan pilihan yang lebih aman seperti air putih, teh, dan susu.

“Dalam skema pelayanan, setiap jemaah akan menerima dua kali makanan utama serta dua kali makanan ringan selama penerbangan. Seluruh rekomendasi dari kami telah disampaikan kepada pihak katering sebagai bahan evaluasi sebelum menu final ditetapkan,”kata dia.

Tak hanya soal konsumsi, Dinkes juga mengingatkan calon jemaah untuk menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan. Pola makan sehat, istirahat cukup, serta pembatasan aktivitas fisik menjadi bagian penting dari persiapan.

“Di sisi lain, proses vaksinasi jemaah haji di Sumsel juga hampir rampung. Pemerintah menargetkan seluruh jemaah telah menerima vaksin wajib seperti polio, meningitis, dan COVID-19 dalam waktu dekat,”kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Ubah Konfigurasi dan Tambah Nozzle BBM Subsidi 12 SPBU di Makassar, Tangani Lonjakan Kebutuhan BBM

12 September 2026 - 14:57 WIB

Pertamina Patra Niaga Gerakkan Masyarakat Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Guwosari

11 September 2026 - 20:38 WIB

Orangtua Keluhkan PJJ, Ratu Dewa Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tunggu ISPU Aman

11 September 2026 - 18:45 WIB

Jadi Cagar Budaya Nasional, Jembatan Ampera Kini Tak Bisa Diubah Sembarangan

11 September 2026 - 15:37 WIB

APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker

11 September 2026 - 15:12 WIB

Trending di News