Palembang — SMK PGRI 1 Palembang Kampus Parameswara menggelar tasyakuran pelepasan siswa-siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 angkatan ke-53 di Ballroom Amaris Hotel Palembang, Senin (18/5/2026). Sebanyak 71 siswa dilepas secara seremonial dalam acara tersebut.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh haru. Selain menjadi momen perpisahan bagi para siswa, acara tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah setelah menerima piagam penghargaan dari PB PGRI atas penetapan SMK PGRI 1 Palembang sebagai Sekolah Model berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Tahun 2026.
Ketua Pengurus PGRI Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa SMK PGRI 1 Palembang mampu menunjukkan kualitas pendidikan yang semakin maju dan kompetitif.
“Predikat Sekolah Model ini bukan didapat secara instan. Ini hasil kerja keras kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan seluruh siswa yang terus menjaga kualitas pendidikan,” ujar Zulinto.
Ia menegaskan, status Sekolah Model harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Menurutnya, SMK saat ini dituntut mampu menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Anak-anak yang dilepas hari ini adalah generasi yang harus siap menghadapi tantangan zaman. Karena itu sekolah harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Palembang, Nurhidayatika mengatakan pelepasan angkatan ke-53 menjadi momentum penuh rasa syukur atas perjuangan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Ia menyebut, keberhasilan SMK PGRI 1 Palembang meraih status Sekolah Model menjadi tantangan baru agar kualitas pendidikan terus meningkat.
“Alhamdulillah tahun ini menjadi kebanggaan bagi kami karena selain melepas siswa kelas XII, sekolah juga menerima penghargaan sebagai Sekolah Model. Ini menjadi semangat baru untuk terus memberikan pendidikan terbaik,” ujarnya.
Nurhidayatika berpesan kepada seluruh lulusan agar terus menjaga nama baik almamater dan tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan pendidikan di bangku SMK.
“Kami berharap seluruh lulusan bisa sukses di bidang masing-masing, baik yang bekerja, melanjutkan pendidikan maupun berwirausaha,” katanya.
Acara tasyakuran juga diisi berbagai penampilan seni. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan paduan suara guru perempuan yang membawakan tiga lagu sekaligus, yakni Asmaul Husna, Qotmil Qur’an dan Mars SMK PGRI 1 Palembang yang baru diluncurkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PGRI Provinsi Sumatera Selatan dan Kota Palembang, pengawas sekolah, dewan guru, wali murid, serta ratusan siswa kelas XII SMK PGRI 1 Palembang. (rilis)









