Menu ✖

Mode Gelap

News

Viral CCTV Anak Diduga Dipukul Polisi, Keluarga Sebut Korban Trauma

badge-check


					Rekaman korban dugaan penganiayaan oleh anggota Polsek Kertapati Palembang (Instagram @megha_jhon)
Perbesar

Rekaman korban dugaan penganiayaan oleh anggota Polsek Kertapati Palembang (Instagram @megha_jhon)

Palembang – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang anak oleh oknum anggota kepolisian di Kecamatan Kertapati, Palembang, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Di tengah ramainya reaksi warganet, pihak kepolisian mengakui pria dalam video merupakan anggotanya, namun membantah telah terjadi pemukulan.

Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati, pada Rabu (15/7/2026) sore. Rekaman CCTV kejadian kemudian diunggah akun Instagram @megha_jhon pada Senin (20/7/2026) dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang anak laki-laki berinisial LK tampak sedang bermain layangan ketika didatangi seorang pria yang belakangan diketahui merupakan anggota Polsek Kertapati, Aipda AS. Dari rekaman tersebut, pria itu terlihat dua kali menyentuh bagian belakang kepala korban hingga anak tersebut sempat menundukkan kepala.

Pihak keluarga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan terhadap anak. Ibu korban mengaku tidak mengetahui alasan anggota polisi itu mendatangi dan melakukan tindakan terhadap putranya.

“Anak saya hanya sedang bermain layangan. Tiba-tiba kepalanya dipukul dari belakang. Saya tidak tahu apa alasannya,” ujar ibu korban dalam video yang diunggah di media sosial.

Keluarga menyebut sejak insiden itu korban mengeluhkan rasa sakit di bagian kepala dan mengalami trauma. Anak tersebut dikatakan menjadi lebih tertutup, takut bertemu orang lain, bahkan enggan keluar rumah.

Merasa dirugikan, keluarga meminta institusi kepolisian memberikan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran yang dilakukan anggotanya.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kapolsek Kertapati AKP Hermansyah membenarkan bahwa pria yang terekam dalam video merupakan anggota Polsek Kertapati.

“Benar, itu anggota kami,” katanya saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Hermansyah menegaskan berdasarkan hasil klarifikasi terhadap Aipda AS, tidak terjadi pemukulan sebagaimana narasi yang berkembang di media sosial.

Menurutnya, anggotanya hanya menegur korban yang sedang bermain layangan di tengah cuaca panas.

“Cuma menegur, tidak ada pemukulan. Hanya menepuk kepalanya saja,” ujarnya.

Hermansyah menambahkan, pihaknya telah berupaya mempertemukan Aipda AS dengan keluarga korban guna menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur mediasi. Namun, hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil karena pihak keluarga belum bersedia bertemu.

“Kami sudah mencoba melakukan mediasi agar persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi keluarga korban belum bersedia,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Marzuki Alie Kritik Penarikan PBB Yayasan IGM, Soroti Status Nirlaba Lembaga Pendidikan

27 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Gubernur Sumsel Ingatkan Warga, Pemutihan Pajak Kendaraan Tinggal 5 Hari

26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Hujan Mulai Merata di Sumsel, Herman Deru : Apapun Upaya Kita, Tetap ini Kehendak Allah

26 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Wajah Baru Palembang: Anggaran Rp25 Miliar Dikucurkan untuk Hiasi Jalan Arteri dengan Pohon Tabebuya

26 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ekspansi Strategis, Changhong Resmikan Brand Shop Eksklusif Perdana di Istana Elektronik Palembang

26 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Trending di News