Bangkok – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan generasi muda Indonesia di panggung internasional. Nizamia Andalusia Choir (NAC) berhasil meraih Gold Medal pada kategori Children Choir dalam ajang The 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 yang berlangsung di Thailand Cultural Centre, Bangkok, pada 3–7 Agustus 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Nizamia Andalusia Choir sekaligus menegaskan kualitas paduan suara pelajar Indonesia di kancah internasional.
Pada kompetisi tersebut, Nizamia Andalusia Choir memberangkatkan kontingen berjumlah 55 siswa yang merupakan gabungan dari 36 siswa Nizamia Andalusia Middle School (NAMS) dan 19 siswa Nizamia High School (NHS). Seluruh peserta menjalani proses seleksi dan pembinaan secara intensif sebelum akhirnya dipercaya mewakili sekolah dan Indonesia pada ajang paduan suara internasional tersebut.
Thailand International Choral Festival merupakan festival sekaligus kompetisi paduan suara yang mempertemukan kelompok-kelompok terbaik dari berbagai negara. Tahun ini, penyelenggara menghadirkan rangkaian kegiatan mulai dari Opening Ceremony, Parade of Delegates, Choir Competition, Friendship Concert, Workshop, Masterclass, hingga Awarding Ceremony. Festival tersebut diikuti oleh 21 kelompok paduan suara dari berbagai negara yang bersaing dalam sejumlah kategori kompetisi.
Sebagai salah satu delegasi Indonesia, Nizamia Andalusia Choir tampil membawakan dua lagu wajib saat sesi penilaian, yakni Bungong Jeumpa, lagu daerah asal Aceh yang sarat nuansa budaya Indonesia, serta Never Enough, lagu populer dari film The Greatest Showman. Sementara pada Friendship Concert, tim membawakan lagu daerah Sumatera Utara Cikala Le Pong Pong, sebagai bentuk promosi kekayaan budaya Nusantara di hadapan peserta internasional.
Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dari dewan juri dan mengantarkan Nizamia Andalusia Choir meraih Gold Medal pada kategori Children Choir.
Buah Kerja Keras Selama Berbulan-bulan
Konduktor Nizamia Andalusia Choir, Septo Adi Kristanto Simanjuntak, mengungkapkan rasa bangganya atas perkembangan para anggota tim selama proses persiapan menuju kompetisi internasional tersebut.
“Nizamia Andalusia Choir sudah melakukan penampilan terbaik mereka dalam The 3rd Thailand International Choral Festival 2026 ini. Saya sangat bangga menyaksikan perkembangan mereka selama kurang lebih enam bulan terakhir hingga akhirnya mampu menampilkan lagu-lagu yang cukup sulit. Prestasi ini menjadi bekal untuk terus memperkenalkan Nizamia School melalui paduan suara ke ruang lingkup yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari disiplin latihan, semangat para siswa, dukungan orang tua, serta komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui seni.
Kepala Sekolah: Kerja Keras Anak-anak Terbayar Manis
Kepala Nizamia High School, Fajri Allfalah, M.Pd, menyebut prestasi tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang para siswa yang menjalani latihan intensif setelah jam sekolah hingga akhir pekan.
“Alhamdulillah, kerja keras anak-anak berbuah manis. Latihan mereka sepulang sekolah dan setiap akhir pekan selama enam bulan terakhir akhirnya Allah balas dengan hasil yang indah. Selamat untuk semuanya. Kami bangga dan semoga menjadi inspirasi bagi siswa Nizamia lainnya,” katanya.
Ucapan selamat juga disampaikan Kepala Nizamia Middle School, Herliawati Agus Prihatin, M.Kesos. Ia menilai keberhasilan tersebut bukan hanya membanggakan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di forum internasional.
“Alhamdulillah, tim Nizamia Andalusia Choir berhasil meraih medali emas. Saya bangga atas pencapaian anak-anak yang telah memberikan kebanggaan bagi Indonesia dan Nizamia. Hampir satu tahun mereka menjalani proses latihan dengan berbagai tantangan, dan akhirnya mampu melewati semuanya dengan sangat baik,” ungkapnya.
Pengalaman Berharga bagi Para Siswa
Bagi para peserta, kompetisi internasional ini memberikan pengalaman yang jauh lebih besar daripada sekadar mengejar medali.
Salah satu anggota tim, Muhammad Arda Al Anshori, mengaku seluruh rasa lelah selama latihan terbayar lunas ketika berhasil berdiri di podium kemenangan.
“Sebuah pengalaman yang sangat luar biasa bagi kami bisa mengikuti kompetisi internasional ini. Lelah dan letih latihan akhirnya terobati dengan pencapaian yang kami raih. Terima kasih kepada orang tua, guru, dan coach yang telah membimbing kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan peserta lainnya, Aleya Khairunnisa Harahap, yang mengatakan pengalaman mengikuti kompetisi di Thailand mengajarkan arti kedisiplinan dan kerja keras.
“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari tim yang luar biasa ini. Kami belajar bahwa disiplin dan kerja keras dapat mengantarkan kami menuju kesuksesan. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung kami,” katanya.
Membawa Budaya Indonesia ke Dunia
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan Nizamia Andalusia Choir juga menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia.
Melalui lagu Bungong Jeumpa dari Aceh dan Cikala Le Pong Pong dari Sumatera Utara, para siswa memperkenalkan kekayaan musik tradisional Indonesia kepada peserta dan penonton dari berbagai negara.
Keberhasilan ini melanjutkan tren positif Nizamia Andalusia Choir setelah sebelumnya meraih dua Silver Medal pada International Bandung Choral Festival (IBCF) 2025. Kini, pencapaian tersebut meningkat menjadi Gold Medal di ajang internasional di Bangkok, menunjukkan perkembangan kualitas musikal yang semakin matang.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan seni di lingkungan sekolah mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat dunia melalui musik, budaya, dan kerja sama tim.









