Menu

Mode Gelap

News

Pemkab Muba Gandeng Kementerian ESDM, Cetak 15 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat Resmi

badge-check


Pemkab Muba Gandeng Kementerian ESDM, Cetak 15 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat Resmi Perbesar

Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mematangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap bersaing di dunia kerja.

Kali ini, Pemkab Muba resmi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Operator Alat Berat (Excavator) hasil kolaborasi bersama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Geominerba Bandung Kementerian ESDM RI.

​Pembukaan program yang berlangsung di area operasional PT Madhucon Indonesia, Kecamatan Keluang, pada Senin (21/9/2026) tersebut diresmikan oleh Subkoordinator Sarana, Prasarana, dan Teknologi Informasi PPSDM Geominerba Bandung, Abdul Majid, S.T.

Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, memberikan motivasi khusus kepada para peserta yang berhasil lolos seleksi.

​”Selamat berlatih kepada anak-anakku, generasi muda Muba yang telah sukses melewati proses seleksi ketat. Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan langsung di lapangan, khususnya di sektor operasional pertambangan batu bara di Keluang. Pelatihan dan sertifikasi ini adalah modal awal keahlian yang sangat berharga agar kalian memiliki daya saing tinggi dan siap diserap oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan skill operator profesional,” tegas Bupati M. Toha Tohet.

Kepala Disnakertrans Muba, Heryandi Sinulingga, A.P., menyampaikan bahwa program ini dicanangkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri sekitar Musi Banyuasin.

​”Pelatihan dan sertifikasi operator alat berat ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen melalui Program Keluarga Maju (PKM) dalam menciptakan SDM Muba yang unggul. Kami membekali pemuda-pemudi lokal dengan keahlian spesifik yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi. Melalui gandengan lembaga resmi seperti PPSDM Geominerba, peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung di lokasi operasional pertambangan batu bara serta mengantongi sertifikasi resmi nasional yang menjadi nilai tawar tertinggi di dunia industri,” ujar Heryandi Sinulingga, A.P.

​Program berdurasi 33 hari ini diikuti oleh 15 pemuda pilihan dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–5. Selama pelatihan, peserta dibekali teori pengoperasian, pemahaman standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga praktik langsung mengoperasikan alat berat di lapangan pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinanti Sejak 2014, Raperda Pemajuan Kesenian Palembang Akhirnya Sah!

22 September 2026 - 18:54 WIB

Terpeleset saat Main Usai Sekolah, Bocah 9 Tahun Hanyut Terseret Arus Sungai Komering

22 September 2026 - 18:41 WIB

Terimpit Masalah Rumah Tangga, Pria di Palembang Selamat Usai Terjun dari Jembatan Ampera

22 September 2026 - 18:38 WIB

Wawako Palembang Prima Salam Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Islami

21 September 2026 - 21:01 WIB

Cekcok Biaya Berobat Anak, Istri Tega Tikam Suami PNS hingga Tewas di OKI

21 September 2026 - 20:57 WIB

Trending di Headline