Menu ✖

Mode Gelap

News

Resahkan Warga, Ratusan Truk Sawit Teror Jalan Desa di Benakat Muara Enim Tiap Malam!

badge-check


Resahkan Warga, Ratusan Truk Sawit Teror Jalan Desa di Benakat Muara Enim Tiap Malam! Perbesar

Muara Enim — Warga Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, mendesak pemerintah dan aparat kepolisian segera turun tangan menertibkan konvoi ratusan truk angkutan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Aktivitas kendaraan bertonase besar ini meresahkan masyarakat karena merusak infrastruktur desa dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

​Iring-iringan truk ini melintasi tiga wilayah utama, yaitu Desa Padang Bindu, Desa Pagar Dewa, dan Desa Rami Pasai. Aktivitas yang berlangsung hampir satu bulan terakhir ini beroperasi dari malam hingga dini hari, sekitar pukul 20.00 WIB sampai 03.00 WIB.

​Warga menyaksikan 10 hingga 20 truk melintas secara beriringan. Total armada yang melintas diperkirakan mencapai ratusan unit setiap malam.
​
Lebar jalan desa yang sempit memaksa pengendara lain menepi dan berhenti demi menghindari risiko tersenggol atau truk hilang keseimbangan.

​Jalur konvoi melintasi area vital dan pelayanan publik, termasuk Kantor Camat Benakat, Puskesmas, SMK, serta Kantor Desa Padang Bindu dan Pagar Dewa.

​Akibatnya, sejumlah titik jalan desa dilaporkan mulai berlubang dan bergelombang akibat beban muatan berlebih.

​Ancaman Sanksi dan Aturan Hukum
​Pengoperasian truk berat di jalan desa diduga kuat melanggar aturan lalu lintas dan jalan raya, UU No. 22 Tahun 2009 (LLAJ), UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

​Pihak perusahaan yang diduga berkaitan dengan operasional angkutan tersebut membantah adanya truk armada internal yang melintasi pemukiman warga.

​”Saat ini kami sedang mengonfirmasi kepada mitra pembeli buah (TBS) kami apakah ada di antara mereka yang melintasi jalan tersebut, sekaligus mengingatkan mereka agar melintas pada rute yang telah ditetapkan. Perusahaan sudah menetapkan jalur khusus bagi mereka yang tidak melewati desa-desa tersebut,” tegas Talun, perwakilan perusahaan, Jumat (23/10/2026).

​Sementara itu, pihak pemerintah desa setempat, termasuk Kepala Desa Padang Bindu, Gustomi, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi via pesan singkat.

​Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Muara Enim, dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim segera menggelar razia gabungan serta mengevaluasi daya dukung jalan sebelum jatuh korban jiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

23 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Kabut Asap Palembang Kembali Memburuk, DPRD Sumsel Desak Dugaan Keterlibatan 16 Korporasi Diusut

23 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Basarnas Temukan Lansia di Sungai Musi Setelah Dua Hari Pencarian

23 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Bukan Sekadar Angka, Wali Kota Palembang Tegaskan Data Valid Kunci Anggaran Tepat Sasaran

23 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Belum Ada Titik Temu Ganti Rugi Flyover Ujanmas Baru, Warga Minta Penilaian Ulang

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Trending di News