Menu

Mode Gelap

News

Kehilangan Uang Jamaah Haji Indonesia di Madinah Capai Rp104Juta

badge-check


Kehilangan Uang Jamaah Haji Indonesia di Madinah Capai Rp104Juta Perbesar

Kehilangan uang jamaah haji Indonesia terus bertambah, totol kehilangan yang dilaporkan mencapai Rp 100 juta lebih dalam bentuk rupiah dan rya berasal dari semua sektor di pemondokan Madinah.

Menurut Muftil Umam, kepala seksi perlindungan jemaah di Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, kebanyakan uang hilang ini terjadi karena penipuan atau pencurian. Beragam modus dilakukan pelaku kejahatan untuk mencuri uang jemaah.

Di antaranya pelaku mengaku sebagai petugas haji atau pembimbing ibadah. Korbannya kebanyakan adalah jemaah usia lanjut yang sedang tidak bersama rombongannya. Peristiwa ini terjadi di Masjid Nabawi atau lingkungan sekitarnya.

Anang, kepala seksi perlindungan jemaah PPIH daerah kerja Madinah, mengatakan para pelakunya sebagian adalah wanita pengemis di sekitar gerbang Nabawi. “Pelakunya wanita-wanita peminta-minta. Ketika jemaah sedang membuka tasnya untuk mengambil uang, dia merebutnya,” kata Anang dilansir kumparan.

Tidak semua uang jemaah yang hilang karena korban kejahatan. Beberapa di antaranya hilang karena kelalaian jemaah sendiri. Anang mengatakan, biasanya mereka lupa meletakkan tasnya di mana, atau ketinggalan ketika sedang salat atau wudhu di Masjid Nabawi.

Selain kasus kehilangan, banyak juga kasus uang ditemukan atau kembali kepada pemiliknya. Anang mengatakan, ada sekitar 500 sampai 1.000 riyal uang jemaah yang ditemukan dan diserahkan kepada petugas.

Seperti kasus di sebuah hotel di Madinah. Anang mengatakan, petugas pembersih menemukan uang lebih dari Rp 5,8 juta di bawah kasur. Padahal jemaah di kamar itu telah berangkat ke Mekkah. Beruntung, pemiliknya bisa diketahui dan uang dikembalikan.

Ada juga kiriman dompet dengan uang Rp 6,2 juta di dalamnya. Warga Arab menemukannya di pinggir jalan, dan ada KTP-nya sehingga bisa ditemukan pemiliknya,” kata Anang.

Jika sampai akhir perhajian uang yang diserahkan ke petugas tidak diketahui pemiliknya, Anang mengatakan, uang itu akan disedekahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Modernisasi Anggaran: BRI Bangko dan Satker BPN Merangin Resmi Teken PKS Penerbitan KKP

30 Juli 2026 - 18:06 WIB

Golkar Sumsel Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD, Musda XI Digelar 1 Agustus

30 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Palembang Belum Tetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Minta KPAD Sumsel Turun Tangan

30 Juli 2026 - 13:24 WIB

Aktivis Gelar Demo di Kejati Sumsel, Sebut OTT Wabup PALI Bentuk Kriminalisasi

30 Juli 2026 - 13:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Bawa 11 UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026, Dukung UMKM Naik Kelas

30 Juli 2026 - 12:51 WIB

Trending di News